
Universitas Indonesia. (dok. UI)
Pernyataan tersebut disampaikan UI menyusul viralnya unggahan BEM Psikologi UI yang mengutip sikap American Psychological Association (APA) mengenai homoseksualitas bukan penyimpangan maupun penyakit mental.
Dalam keterangan resminya, Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro menjelaskan bahwa referensi yang digunakan dalam unggahan tersebut berasal dari literatur ilmu psikologi mengenai klasifikasi kesehatan mental yang berada dalam ranah akademik.
"Perlu diluruskan bahwa rujukan yang dikutip dalam konten merupakan literatur ilmu psikologi mengenai klasifikasi kesehatan mental yang berada pada ranah akademik," ujarnya, Jumat (3/7).
Ia menegaskan bahwa rujukan akademik memiliki perbedaan mendasar dengan kampanye penyebaran gaya hidup. Hal itu menurut Erwin sejalan dengan UI yang tidak menyelenggarakan, memfasilitasi, maupun mendukung kampanye penyebaran gaya hidup apa pun.
Selain memberikan klarifikasi mengenai penggunaan referensi ilmiah, Erwin juga menegaskan bahwa unggahan organisasi kemahasiswaan tersebut tidak mewakili sikap resmi institusi.
UI menyebut substansi kajian yang disampaikan BEM Psikologi UI berfokus pada penolakan terhadap kekerasan dan persekusi terhadap sesama warga kampus.
"Perlu kami tegaskan bahwa materi kajian organisasi kemahasiswaan tidak mencerminkan posisi resmi institusi Universitas Indonesia," ucapnya.
Sebagai perguruan tinggi negeri, UI menegaskan komitmennya terhadap Pancasila, nilai-nilai kebangsaan, serta kepatuhan pada seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kampus juga memastikan akan terus menjaga lingkungan yang bebas dari kekerasan, intimidasi, dan penyebaran data pribadi tanpa izin, sekaligus memperkuat koordinasi atas materi komunikasi yang menggunakan identitas kelembagaan.
Sebelumnya, unggahan BEM Psikologi UI yang mengutip sikap resmi APA sejak 2008 menyatakan tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan homoseksualitas sebagai gangguan mental maupun bentuk penyimpangan. Unggahan tersebut viral di media sosial dan memicu beragam kecaman karena dianggap mengkampanyekan LGBTQ.

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
