
Rektor Unika Atma Jaya Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K), masuk Top 5% Global Scientist Index 2025 SciRank Global. (Istimewa)
JawaPos.com - Kabar membanggakan datang dari Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya. Rektor Unika Atma Jaya Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K), masuk dalam daftar Top 5% Global Scientist Index 2025 yang dirilis lembaga sertifikasi dan pemeringkatan ilmuwan independen SciRank Global.
Dalam keterangannya Yuda Turana menyampaikan syukur atas capaian tersebut. Dia berharap capaian itu mendorong kampus yang dia pimpin Unika Atma Jaya makin maju. "Capaian ini bukan akhir dari sebuah perjalanan akademis," tutur Yuda Turana.
Berdasar data yang dipublikasikan SciRank Global, Yuda Tutana berada pada peringkat global #617.260 dan memperoleh status Top 5% (Verified). Status tersebut menempatkannya di antara lima persen peneliti aktif dengan kinerja riset terbaik di dunia berdasarkan indikator publikasi dan sitasi ilmiah.
Selain menjabat sebagai Rektor Unika Atma Jaya, Yuda juga merupakan dosen di Program Studi Pendidikan Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unika Atma Jaya. Dia aktif dalam bidang pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah. Khususnya di bidang neurologi dan kesehatan.
Dia juga mengampu berbagai mata kuliah seperti Neurosains, Ilmu Penyakit Saraf, Neurobiokimia, Neurogeriatri dan Demensia, Metodologi Penelitian, Biostatistik dan Epidemiologi. Kemudian juga sejumlah mata kuliah kedokteran dan kesehatan lainnya.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa kinerja publikasi dan dampak sitasi Yuda menempatkannya dalam kelompok peneliti dengan performa riset terbaik di tingkat global. Capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen Unika Atma Jaya dalam mendorong budaya penelitian, publikasi ilmiah, dan kontribusi akademik yang berdampak bagi masyarakat luas.
SciRank Global merupakan lembaga sertifikasi dan pemeringkatan ilmuwan yang berfokus pada penilaian kinerja penelitian berbasis data. Dalam penyusunan Global Scientist Index 2025, SciRank menggunakan data dari OpenAlex, salah satu basis data metadata ilmiah terbuka terbesar di dunia yang mencakup lebih dari 8 juta profil penulis dan 50 juta karya ilmiah.
Pemeringkatan dilakukan terhadap sekitar 10 juta peneliti aktif dari berbagai disiplin ilmu di seluruh dunia. Untuk dapat masuk dalam pemeringkatan, seorang peneliti harus memiliki minimal 10 karya ilmiah terverifikasi serta memenuhi proses verifikasi profil yang dilakukan SciRank.
Dilansir dari laman resmi SciRank Global, status Top 5% Scientists Globally diberikan kepada ilmuwan yang secara statistik memiliki kinerja penelitian lebih tinggi dibandingkan 95 persen peneliti aktif di seluruh dunia. Dari sekitar 10 juta peneliti aktif yang dianalisis, hanya sekitar 500 ribu profil yang masuk dalam kelompok lima persen teratas tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022