
Unggahan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Suara Mahasiswa (Suma) UI terkait Pride Month.
JawaPos.com – Universitas Indonesia (UI) melakukan penelaahan dan evaluasi internal menyusul polemik unggahan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Suara Mahasiswa (Suma) UI terkait Pride Month yang menyinggung kekerasan terhadap LGBTQ di Indonesia.
Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro, mengatakan langkah tersebut diambil sebagai tindak lanjut atas dinamika dan keresahan yang muncul di tengah masyarakat setelah unggahan itu viral.
"Pimpinan UI saat ini tengah melakukan penelaahan dan langkah-langkah evaluasi lebih lanjut secara internal," kata Erwin dalam keterangan yang diterima JawaPos.com, Sabtu (13/6).
Pastikan Sesuai Kode Etik Mahasiswa
Erwin menjelaskan bahwa evaluasi terhadap unggahan Pride Month itu dilakukan untuk memastikan setiap aktivitas kemahasiswaan sejalan dengan Kode Etik dan Peraturan Tata Tertib Mahasiswa UI.
Selain itu, kampus juga ingin memastikan seluruh kegiatan mahasiswa tetap berada dalam koridor kebebasan akademik yang bertanggung jawab.
"Proses ini dilakukan bersama otoritas kampus terkait untuk memastikan bahwa setiap aktivitas kemahasiswaan senantiasa sejalan dengan Kode Etik dan Peraturan Tata Tertib Mahasiswa UI, serta berpedoman pada koridor kebebasan akademik yang bertanggung jawab," pungkasnya.
Kontroversi Unggahan Pride Month Suma UI
Kontroversi bermula dari unggahan akun Instagram Suma UI dalam rangka Pride Month yang menyoroti berbagai bentuk kekerasan yang dialami kelompok queer di Indonesia. Dalam unggahan itu, Suma UI menyebut bahwa peringatan Pride Month menjadi momentum untuk merayakan keberagaman, namun banyak individu queer masih menghadapi stigma dan diskriminasi.
Suma UI mengutip data pencatatan Arus Pelangi melalui Konde.co yang menyebut terdapat 19 bentuk kekerasan yang menimpa 373 individu queer sepanjang periode 2021 hingga 2023. Bentuk kekerasan yang paling sering terjadi antara lain diskriminasi, upaya pengubahan orientasi seksual dan identitas gender (SOGIESC), serta persekusi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022