Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Mei 2026 | 21.23 WIB

Wakil Dekan FKIP UHO Kendari Dorong Kompetensi Guru untuk Bersaing di Level Global

Diskusi Nasional Pendidikan Transformasi Pendidikan Profesi Guru menuju kualitas pendidikan global digelar BPK RI Perwakilan Sultra di Kendari, Kamis (21/5). (Istimewa) - Image

Diskusi Nasional Pendidikan Transformasi Pendidikan Profesi Guru menuju kualitas pendidikan global digelar BPK RI Perwakilan Sultra di Kendari, Kamis (21/5). (Istimewa)

JawaPos.com - Salah satu pendekatan pendidikan modern yang kini menjadi perhatian dunia Adalah Competency-Based Education (CBE). Sistem pembelajaran ini menitikberatkan pada penguasaan kompetensi nyata peserta didik.

Wakil Dekan III Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Prof. Edy Karno menyebut, dalam konsep tersebut, guru berperan sebagai fasilitator yang mampu mendorong kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, dan penyelesaian masalah siswa.

Tidak hanya memaparkan konsep pendidikan modern, Edy mengajak seluruh peserta melihat pentingnya menyiapkan guru Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan karakter dan nilai lokal.

”Guru juga dituntut mampu mendesain pembelajaran berbasis proyek, menerapkan asesmen otentik, dan memfasilitasi pembelajaran diferensiatif sesuai kebutuhan siswa,” kata Edy dalam Forum Nasional di Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (21/5).

Sejumlah pejabat kementerian, akademisi, dan pemerintah daerah mengikuti kegiatan tersebut. Forum membahas strategi penguatan kompetensi guru dengan salah satu poin utama yang diangkat adalah penerapan pendekatan Competency-Based Education (CBE) untuk menjembatani pendidikan lokal dan tuntutan global.

Mengangkat tema Kualitas Pendidikan Melalui PPG: Dari Lokal ke Global, Edy menilai tantangan pendidikan saat ini berkembang sangat cepat seiring perubahan dunia. Karena itu, guru tidak lagi cukup hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga harus mampu menjadi fasilitator pembelajaran yang kreatif dan adaptif.

”Pendekatan CBE kini menjadi salah satu arah pendidikan dunia karena menitikberatkan pada penguasaan kompetensi nyata peserta didik. Melalui sistem itu, siswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, hingga problem solving atau memecahkan masalah,” papar Edy Karno.

Menurut Edy, transformasi pendidikan harus dimulai dari penguatan kapasitas guru. Guru modern, perlu terus belajar, membangun jejaring profesional, dan terbuka terhadap perkembangan teknologi serta perubahan global.

Prof. Edy Karno menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari penguatan kompetensi guru melalui transformasi Pendidikan Profesi Guru (PPG). Tantangan pendidikan global saat ini menuntut guru tidak lagi sekadar mengajar secara konvensional, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi, inovasi pembelajaran, dan kemampuan komunikasi lintas budaya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore