
Kemendikdasmen perkenalkan Rumah Pendidikan, platform digital untuk tingkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. (Dok Kemendikdasmen)
JawaPos.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkenalkan Rumah Pendidikan, sebuah platform digital yang disebut mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah melalui program Sapa Sekolah.
Program ini digelar Pusdatin Kemendikdasmen bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan telah menyapa sejumlah sekolah, mulai dari SMPN 102, SMPN 111, SMPN 95, SMPN 28, hingga SDN 01 Petir Jakarta.
Sapa Sekolah dirancang untuk mengenalkan Rumah Pendidikan sebagai fasilitas pembelajaran terpadu yang menyediakan materi, video, game edukatif, hingga laboratorium maya. Platform ini diharapkan menjadi penunjang pembelajaran mendalam yang lebih efektif, menarik, dan mudah diakses oleh guru serta murid.
Kepala Pusdatin Kemendikdasmen, Yudistira Nugraha, mengatakan bahwa Sapa Sekolah merupakan bagian dari penguatan program Digitalisasi Pembelajaran yang belum lama ini diluncurkan Presiden dan Menteri Kemendikdasmen.
“Program ini mendorong guru dan murid untuk mencintai ilmu serta menciptakan suasana pembelajaran yang mindfulness, meaningful, dan joyful,” ujarnya saat kegiatan di SMPN 28 Jakarta, dikutip JawaPos.com Minggu (30/11).
Ia juga menjelaskan bahwa SMPN 28 merupakan Sekolah Laboratorium Pancasila yang satu-satunya di Indonesia menjadi rujukan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan belajar. Yudistira menyebut Laboratorium Pancasila dapat menjadi bagian dari Rumah Pendidikan dan berpotensi memberi dampak nasional.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Pusat, Ade Riswanto, menambahkan bahwa kolaborasi dengan Pusdatin melalui Sapa Sekolah menjadi peluang besar untuk mendorong guru lebih kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan teknologi.
Ia berharap ilmu yang diperoleh guru dapat diteruskan ke sekolah masing-masing agar mutu pembelajaran semakin meningkat.
Kepala SMPN 28 Jakarta, Ujang Supriyana, juga berharap program ini digelar secara rutin. Menurutnya, Rumah Pendidikan memberi ruang bagi guru untuk terus berkarya dan berinovasi dalam pengembangan pembelajaran yang bisa dimanfaatkan secara nasional.
Rumah Pendidikan Jadi Pendorong Semangat Belajar
Fatmawati, Wali Kelas 9E SMPN 28 Jakarta, menyambut positif platform Rumah Pendidikan. Ia menyebut platform ini sangat membantu karena menyediakan materi, video pembelajaran, game edukatif, hingga Lab Maya dalam satu sistem.
“Pembelajaran jadi lebih interaktif dan mudah dilakukan,” katanya.
Wali Kelas 9C, Wahyu Kurniawan, menilai Rumah Pendidikan membuat proses belajar jauh lebih hidup karena memungkinkan interaksi dua arah antara guru dan murid. Ia menyebut anak-anak terlihat jauh lebih antusias dan bisa mengeksplorasi lebih banyak hal melalui fitur game edukatif.
Para siswa juga merasakan dampaknya. Saman Alfarabi, peserta didik kelas 9E, mengatakan platform Ruang Murid membuatnya lebih berani berpendapat dan berinteraksi dengan guru. Sementara Qeanu Aliandra Mikail dari kelas 9F merasa pembelajaran jauh lebih menarik karena visual materi yang lebih jelas serta variasi metode belajar yang lebih seru.
Qeanu juga menegaskan bahwa ia lebih menyukai pembelajaran berbasis Rumah Pendidikan dibanding metode tradisional papan tulis karena lebih variatif dan menyenangkan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
