
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD-Pontren) Kemenag Basnang Said (kiri). (Hilmi Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com-Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan sejumlah kado kebijakan menyambut Hari Santri 2025. Di antaranya rekognisi pembelajaran lampau (RPL) untuk pengasuh maupun pengajar di pesantren.
Dengan skema RPL atau penyetaraan itu, pengasuh atau pengajar di pesantren yang belum punya ijazah formal tidak perlu khawatir. Nanti Kemenag mengeluarkan ijazah penyetaraan untuk mereka.
"Sekarang teknis regulasi masih digodok," kata Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD-Pontren) Kemenag Basnang Said di Jakarta.
Dia berharap kebijakan baru ini bisa menjadi kado untuk komunitas pesantren menyambut Hari Santri 2025. Basnang mengatakan salah satu acuannya nanti adalah kemampuan membaca kitab kuning.
"Misalnya mampu dan khatam membaca kitab ini, setara dengan tingkat menengah. Atau setingkat Ula, Wusto, atau Ulya," ujar Basnang Said.
Dia menjelaskan, dengan skema RPL itu, pengakuan negara terhadap pesantren semakin kuat. Sehingga masyarakat tidak perlu ragu lagi memilih pesantren untuk tempat mencari ilmu.
Sementara itu Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno menyampaikan kabar positif lainnya. Yaitu pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kemenag. Sampai saat ini urusan pesantren di bawah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag.
Suyitno mengatakan, upaya menggodok lahirnya Direktorat Jenderal Pesantren sudah melewati periode lima agama.
"Semoga di era Menag Nasaruddin Umar sekarang bisa terwujud. Karena sudah lama dikandung, tapi belum lahir-lahir," jelas Amien Suyitno.
Dia mengatakan tim dari Kemenag sudah berkoordinasi dengan Kementerian PAN-RB. Arahan-arahan dari Kementerian PAN-RB terkait pembentukan unit eselon I yang baru sudah dijalankan Kemenag. Termasuk mengenai analis kebutuhan jabatan atau Anjab.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
