
Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hasanuddin Wahid. (Istimewa)
JawaPos.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hasanuddin Wahid menekankan pentingnya pesantren harus ramah anak. Adanya berbagai kejahatan di lingkungan pesantren tidak menggambarkan keseluruhan kondisi pesantren sesungguhnya.
Cak Udin menyampaikan, eksisten pesantren perlu dijaga dengan penguatan perlindungan santri. Dengan begitu, tujuan adanya pesantren untuk mencetak sumber daya unggul bisa tercapai.
Dalam Halaqah Pesantren Ramah Anak bersama ratusan pengasuh pondok pesantren di Kota Malang, Jawa Timur, Cak Udin mengatakan, pesantren harus mengambil langkah adaptif terhadap perkembangan zaman. Namun, tetap menjaga nilai keislaman tidak hilang.
Pesantren harus memastikan tidak ada tindakan perundungan maupun kekerasan seksual terjadi di lingkungannya. Pesantren membutuhkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ramah anak.
"Program Halaqah Pesantren Ramah Anak ini merupakan kerja sama kami dengan pesantren di seluruh Indonesia. Sebelumnya telah dilaksanakan di Yogyakarta, Makassar, Jawa Barat, dan Palembang. Kini Malang menjadi tuan rumah," ujar Cak Udin, Minggu (2/8).
Menurutnya, Pesantren Ramah Anak harus menjadi standar baru dalam pengelolaan pondok pesantren di Indonesia. Dengan demikian, masyarakat semakin yakin bahwa pesantren tidak hanya unggul dalam pendidikan agama, tetapi juga memiliki sistem perlindungan anak yang kuat, profesional, dan berkelanjutan.
Melalui forum ini, PKB mendorong pesantren agar meningkatkan kualitas pendidikan. Pesantren dipercaya mampu menjawab tantangan zaman dengan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Adanya kasus di pesantren tidak seharusnya menjadi pemghakiman terhadap kondisi sesungguhnya diseluruh pesantren. Pasalnya, kejahatan seperti ini hanya dilakukan oleh segelintir oknum saja.
"Satu-dua kasus itu dilakukan oleh oknum, tetapi sayangnya kemudian digeneralisasi. Padahal pesantren secara kelembagaan tidak pernah mengajarkan hal tersebut. Pesantren justru menjadi tempat berseminya nilai-nilai keislaman yang menekankan akhlakul karimah, adab, dan kesopanan," tegasnya.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
