Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 02.56 WIB

Komisi X DPR Dorong ULD Jadi Pusat Layanan Disabilitas di Sekolah, Dukung Pembelajaran Inklusif

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian tekankan pentingnya peran ULD sebagai pusat layanan pendidikan inklusif. (Dokumentasi Kemendikdasmen) - Image

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian tekankan pentingnya peran ULD sebagai pusat layanan pendidikan inklusif. (Dokumentasi Kemendikdasmen)

JawaPos.com – Komisi X DPR RI mendorong Unit Layanan Disabilitas (ULD) benar-benar menjadi pusat layanan pendidikan bagi murid penyandang disabilitas.

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menegaskan, kehadiran ULD harus lebih dari sekadar wadah administrasi.

Menurut dia, ULD mesti menjadi sumber informasi utama sekaligus pemberi rekomendasi bagi pemerintah dalam menyediakan infrastruktur pendidikan yang ramah disabilitas.

“Pemenuhan hak murid penyandang disabilitas menjadi isu penting dalam revisi UU Sisdiknas. Kami ingin revitalisasi sekolah juga menjangkau fasilitas yang ramah disabilitas, agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan termotivasi,” jelasnya.

Selain itu, Hetifah menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembelajaran inklusif.

Misalnya screen reader dan text-to-speech bagi penyandang tuna netra, atau speech-to-text untuk tuna rungu. Ia menilai fasilitas semacam ini harus dipastikan tersedia di sekolah-sekolah.

Hal yang tak kalah penting menurut Hetifah adalah penyiapan SDM yang berempati. “Bukan hanya paham soal data, tapi juga punya hati dalam mendampingi anak disabilitas. Komisi X siap mendukung agar layanan pendidikan kita semakin inklusif dan bermutu,” tambahnya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyambut baik dukungan DPR. Ia menegaskan kerja sama lintas sektor merupakan kunci dalam menghadirkan pendidikan inklusif yang merata.

“Terima kasih kepada semua pihak yang terus berkomitmen mendampingi anak berkebutuhan khusus. Semoga ULD bisa semakin optimal menjalankan amanat konstitusi untuk memenuhi hak-hak mereka,” kata Mu’ti.

Dengan dorongan DPR RI dan dukungan berbagai pihak, Kemendikdasmen berharap ULD benar-benar menjadi garda terdepan dalam memperkuat pendidikan inklusif di Indonesia.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore