Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Mei 2025 | 16.30 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Sapa Anak-anak secara Online: “Awas Kalau Nakal, Nanti Dijemput Pak Gubernur!”

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi berbincang dengan siswa saat program pendidikan karakter dan kedisiplinan di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Senin (5/5/2025). (Tim Media KDM) - Image

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi berbincang dengan siswa saat program pendidikan karakter dan kedisiplinan di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Senin (5/5/2025). (Tim Media KDM)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali mencuri perhatian publik lewat cara uniknya menyapa anak-anak. Dalam sebuah unggahan video yang kini viral, Dedi menyapa anak-anak Jawa Barat dengan gaya khas yang akrab dan penuh humor.

Ia “mengancam” anak-anak yang nakal dengan mengatakan bahwa dirinya sebagai Gubernur akan datang langsung menjemput jika mereka tidak patuh pada orang tua.

“Hei, ayo siapa yang anak-anakku gak mau mandi? Siapa yang anak-anakku gak mau makan? Awas ya, kalau sampai melawan orang tuanya, gak patuh, pengen jajan terus, susah tidur, susah bangun, susah mandi, susah makan, malas ke sekolah. Ayo, mau dijemput ke rumah atau mau nurut?” ucap Dedi dalam unggahannya di Instagram, Selasa (5/5).

Momen ini bukan sekadar candaan belaka. Lewat pendekatan komunikatif dan penuh kehangatan seperti ini, Dedi ingin menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab sejak dini.

Tak hanya itu, ia juga menyebutkan bahwa bila dirinya menjemput anak-anak tersebut berarti mereka akan dimasukkan ke barak militer sebagai ajang pendidikan untuk anak nakal.

"Ayo, ayo, nanti Pak Gubernur datang loh, kalau gak nurut. Ayo, Gubernur datang nanti dibawa nih nanti. Ya, awas," tandas Dedi. 

Sebelumnya, Dedi Mulyadi menerapkan program pendidikan kepribadian berbasis militer terhadap anak-anak, remaja, dan siswa sekolah yang nakal dan sulit diatasi kenakalannya. 

Pembinaan siswa nakal langsung melibatkan pihak militer, dalam hal ini TNI. Anak-anak dan remaja usia sekolah yang nakal langsung dikirim ke barak militer untuk mendapatkan pelatihan yang serius. 

Targetnya, setelah dibina oleh tentara, anak-anak yang nakal tadi akan mendapatkan pelajaran yang setimpal.

Sehingga mereka bisa keluar dengan karakter baru yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan menghargai perjuangan orang tua yang sudah menyekolahkan mereka.

Program tersebut saat ini sudah berjalan. Dalam beberapa kesempatan, Dedi Mulyadi juga terlihat memeriksa langsung pelatihan siswa nakal tersebut di barak militer.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore