Gambar David Tri Setyo Wicaksono sebagai mahasiswa Universitas Ma Chung (machung.ac.id)
JawaPos.com - David Tri Setyo Wicaksono, Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Universitas Ma Chung, menciptakan inovasi sampah berbasis internet of thing (IOT).
Inovasi tersebut diberi nama e-bin yang memenangkan kompetisi Ideation Startup Fest yang diselenggarakan Tujubelasan Malang.
Dilansir dari machung.ac.id, Sabtu (3/1), kompetisi tersebut merupakan ajang bagi startup di berbagai bidang, mulai dari agrikultural hingga manufaktur, dalam menghasilkan produk atau jasa inovatif.
Hasil berupa jasa atau produk tersebut berupaya untuk memberikan solusi terhadap beberapa permasalahan lokal.
David Tri Setyo Wicaksono bersama dua anggota dari Universitas Brawijaya dan Universitas Merdeka Malang, berkolaborasi dalam membangun startup yang bernama Ecomatriks.
Salah satu hasilnya berupa produk e-bin yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan lingkungan, mengenai pengelolaan sampah.
David Tri Setyo Wicaksono menyatakan bahwa, e-bin yaitu tempat sampah berbasis IOT yang dapat mengukur volume sampah yang dibuang.
Melalui tempat sampah ini, tidak perlu sering mengontrol apakah tempat sampah sudah terisi penuh atau belum, karena inovasi ini akan memberikan pemberitahuan melalui aplikasi WhatsApp.
Baca Juga: Kabar Baik bagi Mahasiswa UB dan UM, Pihak Kampus Pastikan UKT Tidak Naik, Ini Penjelasannya
Proyek ini telah dikerjakan David Tri Setyo Wicaksono bersama timnya sejak September 2023, yang mengutamakan pada misi sustainability dalam mengolah limbah dan sampah.
Tidak hanya e-bin, Ecomatriks juga menyediakan jasa pick-up, drop-off, dan workshop. Jadi startup ini juga menyediakan jasa pengantaran dan penjemputan, selain menampung sampah plastik daur ulang dan residu.
Dalam proses pembuatan e-bin sendiri terdapat berbagai macam kendala, sehingga David Tri Setyo Wicaksono bersama tim berupaya menghasilkan produk yang lebih unggul serta melampaui pesaingnya.
Memiliki motivasi yang kuat, David Tri Setyo Wicaksono menginginkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah timbul.
Sehingga melalui produk yang David Tri Setyo Wicaksono bersama tim hasilkan, menjadi harapan untuk membantu permasalahan pengelolaan sampah.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
