Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Juni 2026 | 15.48 WIB

Giring Terus Dorong Mahasiswa dan Anak Muda Berkreasi dan Berinovasi lewat Budaya

Andovi da Lopez hadir sebagai pembicara dalam acara Kreasa Fest 2026 yang digelar oleh Fikom Untar bersama Kemendikbud dan Pemda DKI Jakarta pada awal Juni 2026. (Fikom Untar) - Image

Andovi da Lopez hadir sebagai pembicara dalam acara Kreasa Fest 2026 yang digelar oleh Fikom Untar bersama Kemendikbud dan Pemda DKI Jakarta pada awal Juni 2026. (Fikom Untar)

JawaPos.com - Menjaga warisan budaya tidak hanya melalui pelestarian. Wakil Menteri Kebudayaan (Wamenbud) Giring Ganesha Djumaryo menyebut, budaya juga bisa dijaga melalui kreativitas dan inovasi. Karena itu, dia mengajak mahasiswa dan anak muda terus bergerak.

Seruan itu disampaikan oleh Giring saat mengisi acara Kreasa Fest 2026 di Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Tarumanagara (Untar) di Kampus I Untar, Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, dia menyatakan bahwa budaya perlu dipahami sebagai sumber inspirasi yang mampu melahirkan kreativitas dan inovasi.

Budaya seharusnya dipahami sebagai sumber inspirasi yang dapat mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi, bukan sekadar sesuatu yang dijaga eksistensinya,” kata Giring dikutip dari keterangan resmi pada Senin (8/6).

Menurut Giring, generasi muda Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkenalkan budaya melalui teknologi digital. Dengan memanfaatkan berbagai platform digital dan konten kreatif, budaya Indonesia bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas dan ikut memperkuat ekonomi kreatif nasional.

Salah satu contohnya tarian pacu jalur dari Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, yang viral dan mengguncang dunia tahun lalu. Menurut Giring, acara seperti Kreasa Fest juga penting untuk menjadi wadah dan ruang bagi anak-anak muda Indonesia mengembangkan kreasi dan inovasi.

”Sebagai ruang belajar dan berkarya bagi generasi muda untuk mengembangkan gagasan kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman,” imbuhnya.

Dalam keterangan yang sama, Dekan Fikom Untar Sinta Paramita menyampaikan bahwa acara tersebut sengaja dilaksanakan sebagai ruang pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa menerapkan ilmu komunikasi secara nyata. Khususnya lewat berbagai kegiatan kreatif dan kolaboratif.

Menurut Sinta, mahasiswa komunikasi memiliki peran penting dalam menjembatani nilai-nilai budaya dengan masyarakat. Salah satunya melalui berbagai bentuk pesan yang relevan dengan perkembangan zaman. Karena itu, kemampuan mengemas budaya menjadi konten dan strategi komunikasi perlu terus dikembangkan.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore