
PT Siemens Indonesia secara resmi telah menandatangani nota kesepakatan (MoA) dengan Insititut Teknologi Bandung (ITB), Selasa (15/8).
JawaPos.com - PT Siemens Indonesia secara resmi telah menandatangani nota kesepakatan (MoA) dengan Insititut Teknologi Bandung (ITB), Selasa (15/8). Kesepakatan ini merupakan bentuk tindak lanjut dari inisiatif Program Kemitraan dengan Universitas pada tahun lalu.
Presiden Direktur dan CEO PT Siemens Indonesia, Lamine Jendoubi mengatakan nota kesepakatan ini ditujukan untuk Pengembangan Program Digital Twin Ekosistem (D2TEP). Salah satunya, terkait dengan kompetensi lulusan agar siap kerja.
Dia menyebut, Siemens memiliki hubungan yang telah terjalin baik dengan ITB, sebagai salah satu universitas teknologi terkemuka di Indonesia.
“Nota kesepakatan ini ditujukan untuk Pengembangan Program D2TEP untuk menghasilkan tenaga kerja masa depan yang memiliki kompetensi teknis dan siap kerja sehingga dapat memenuhi kebutuhan bisnis dan masyarakat," kata Lamine Jendoubi dalam acara Siemens Indonesia Executive Summit di Hotel Ayana Midplaza Jakarta, Selasa (15/8).
Dia menjelaskan, pengembangan Program Digital Twin Ekosistem Teknologi merupakan tulang punggung dari transformasi pembangunan di Indonesia. Terlebih, Indonesia terus tumbuh dengan cepat dan berkeinginan untuk menjadi negara dengan perekonomian terbesar keempat di dunia pada tahun 2045.
Untuk mendukung visi tersebut, Indonesia memulai upaya untuk memodernisasi infrastrukturnya dan mengembangkan industrinya agar lebih kompetitif dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal.
Sebagai sebuah perusahaan teknologi yang berfokus pada industri dan infrastruktur, Siemens bangga menjadi bagian dari perjalanan transformasi Indonesia selama 50 tahun sejak PT Siemens secara resmi didirikan di Indonesia dan selama hampir 170 tahun sejak produk pertama, mesin telegraf, tiba di Indonesia.
Tak hanya penandatanganan MoA, Siemens Indonesia Executive Summit digela dengan menyatukan lebih dari 100 pemangku kepentingan utama baik dari regulator maupun perusahaan publik dan swasta. Acara ini menghadirkan pembicara terkemuka serta panel diskusi dengan narasumber dari berbagai instansi internasional maupun Indonesia.
Dengan mengusung tema Mempercepat Transformasi Digital untuk Keberlanjutan, acara ini berfokus pada berbagai upaya untuk mencapai keberlanjutan melalui transformasi digital.
Dalam hal ini, Siemens Technology Marketplace menampilkan solusi teknologi pintar untuk mendukung transformasi enam focus industri, yaitu ketenagalistrikan, perkotaan, pusat data, makanan & minuman, pulp & kertas, dan pertambangan.
"Digitalisasi akan menjadi fokus pengembangan infrastruktur di Indonesia di masa depan, termasuk transisi energi dan industri. Fokus kami adalah membuat transformasi digital menjadi lebih mudah, cepat dan berskala besar sehingga bisnis
dan masyarakat dapat menjadi lebih tangguh dan berkelanjutan,” tandasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
