
BERGANTUNG NILAI RAPOR: Pemerintah resmi meniadakan ujian nasional. Sebab, pandemi Covid-19 terus merebak. Sebagai gantinya, siswa harus menjalani ujian sekolah serta mendapatkan nilai bagus di rapor. (Alfian Rizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi berencana untuk menjadikan kurikulum prototipe sebagai kurikulum nasional pada 2024 mendatang. Adapun, kurikulum prototipe ini merupakan kerangka dasar dari rancangan kurikulum nasional.
Maksud dari hal tersebut adalah sekolah diberikan kepercayaan untuk berinovasi secara mandiri dalam mengembangkan metode pembelajaran. Hal ini pun dinilai sebagai terobosan tepat dari kurikulum nasional.
"Kurikulum di tingkat nasional itu sifatnya kerangka dasar. Untuk itu, ada lagi kurikulum di tingkat satuan pendidikan yang dibedakan karena kesadaran kurikulum itu harus kontekstual," ucap Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek, Anindito Aditomo secara daring, Minggu (23/1).
Dia mengatakan, sekolah memiliki kewenangan dalam membangun pembelajaran yang seoptimal mungkin bagi para peserta didik. Pembelajaran harus sesuai dengan kebutuhan dari anak, daerah serta sumber daya yang ada di satuan pendidikan tersebut.
"Karena perbedaan yang besar (di sekolah) itu, pusat tidak bisa menetapkan semuanya sama. Maka yang kita buat kerangka dasar dan struktur dasar," ungkap Nino, panggilan akrabnya.
Struktur dasar ini bersifat fleksibel sehingga dapag mengakomodasi kebutuhan pembelajaran di sekolah. Dalam kata lain, satuan pendidikan memiliki ruang improvisasi pada penerapan kurikulum.
Ia menuturkan, pihaknya tidak mematok pembelajaran kontekstual masing-masing sekolah harus seperti apa. Hal terpenting adalah pembelajaran yang sifatnya berorientasi pada siswa.
"Kalau tidak begitu berarti yang harus selalu diubah-ubah ya di tingkat pusat. Kalau kita merancang kurikulum nasional yang fleksibel tentu bisa bertahan lama, tidak cepat diubah-ubah. Yang berubah biarlah di tingkat satuan pendidikan, tiap semester bahkan mesti diimprovisasi terus menerus," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Profil Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Kritik Prabowo Pakai Bahasa Jawa
Prediksi Skor Persik Kediri vs PSS Sleman: Macan Putih Diunggulkan Menang
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
Debut di ITB Ultra Marathon 2026, Alumni ITS Langsung Rebut Gelar Juara
Prediksi Skor Getafe vs Lugano: Tamu Datang dengan Modal Positif
Prediksi Skor Bournemouth vs AC Milan: The Cherries Berpeluang Perpanjang Tren Positif
Prediksi Skor Kairat vs Panathinaikos: Wakil Yunani Diunggulkan, Duel Sengit di Kazakhstan
Panser Biru Tanggapi Sanksi PSIS dan Larangan 6 Kali Away Usai Kericuhan di Ciamis
Prediksi OFI Crete vs Bayer Leverkusen: Tuan Rumah Terpuruk, Tim Tamu Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022