
BELAJAR ONLINE: Siswa sedang mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ). Setiap hari Dispendik Kota Surabaya melakukan sidak online untuk memastikan pembelajaran berjalan. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)
JawaPos.com – Kegiatan pembelajaran sampai saat ini masih menggunakan online atau virtual. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyebut, selama proses pembelajaran online peran orang tua begitu besar.
Keterangan tersebut disampaikan langsung oleh Koordinator Manjemen Talenta Nasional Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbudristek Ade Supriyatna. ’’Peran penting selama proses pembelajaran virtual atau online ini adalah orang tua,’’ katanya dalam peluncuran Eduversal Mathematics Competition (EMC) 2021 di Jakarta pada Sabtu (21/8).
Menurutnya peran orang tua mendampingi anak-anaknya dalam melakoni pembelajaran virtual sudah seperti guru di kelas. Sehingga wajar jika ada orang tua yang sempat keberatan atau mengeluh dengan adanya pembelajaran online. Tetapi dia meyakini lama-kelamaan orang tua sudah terbiasa.
Ade mengatakan dalam mendampingi anaknya mengikuti sekolah online, orang tua memiliki peran ganda. ’’Selain jadi guru, jadi pendamping, sampai kameramen,’’ tuturnya lantas tersenyum. Dia menuturkan ada sejumlah tugas anak-anak dalam bentuk rekaman video. Sehingga orang tua bertugas merekamnya seperti kameramen.
Di tengah dinamika pelaksanaan pembelajaran online, Ade mengatakan anak didik harus tetap semangat. Dia mengatakan pandemi bukan berarti mengurangi semangat belajar dan menurunkan kreativitas. Ade mengatakan siswa bisa tetap mengikuti aneka perlombaan sesuai bakat dan minat tanpa tatap muka. Dia mengapresiasi sejumlah institusi yang menggelar perlombaan untuk para siswa meskipun pandemi masih melanda Indonesia.
Sekretaris Projek EMC 2021 yang juga guru matematika Ade Kiki Ruswandi mengatakan mengajar di masa pandemi memang penuh tantangan. Diantaranya adalah bagaimana menciptakan suasana yang tidak membosankan. Cara mengatasinya, Ade sering menyisipkan sejumlah video pembelajaran.
’’Saya tidak membuat video dari awal. Karena butuh waktu tentunya,’’ jelasnya. Dia lebih suka menggunakan video yang sudah dibuat oleh para ahli atau guru dari dalam maupun luar negeri. Ade mengingatkan karena masih pandemi Covid-19 gelaran EMC 2021 sepenuhnya online. Meskipun begitu panitia menjamin adanya praktik kecurangan. Hilmi Setiawan

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
