
Hasil karya batik siswa SMKN2 Gedangsari Kabupaten Gunungkidul yang kini dijual juga di online shop.
JawaPos.com - SMKN 2 Gedangsari Kabupaten Gunungkidul mendidik siswanya lebih produktif. Sekolah di perbatasan dengan Kabupaten Klaten Jawa Tengah itu setiap satu semester mampu memproduksi 272 hasil batik tulis yang siap dijual untuk khalayak umum.
Kepala Jurusan Tata Busana SMKN 2 Gedangsari Yuni Sriwahyuni mengatakan, murid-muridnya yang di jurusan tata busana sebanyak 272 siswa. Dalam satu Minggu diberikan mata pelajaran tata busana selama 2 jam untuk memproduksi kain batik tulis.
Dari hasil itu kemudian dijualnya di galeri yang ada di sekolah serta ditawarkan melalui online shop di website sekolah, 'shop.smknroges.sch.id'. Dihargai kisaran Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. "Karena ini batik tulis, jadi harga agak lebih mahal. Website ini memang belum sempurna, tapi kami coba untuk melengkapi," kata Yuni dikonfirmasi JawaPos.com, Senin (25/12).
Pemberdayaan agar lebih produktif sejak masa sekolah ini dilakukan, untuk meningkatkan potensi daerah yang ada. Yang memang wilayah di Kecamatan Gedangsari banyak buruh batik di sebuah pabrik yang ada di Surakarta. "Ibu-ibu banyak yang buruh batik, di Gedangsari juga banyak industri-industri kecilnya," ujarnya.
Tak tanggung-tanggung, pengembangan potensi lokal ini juga masuk dalam motif batik itu sendiri. Yaitu menggunakan gambar gedhang (pisang) buah khas Gedangsari dan walang (belalang) hewan yang banyak ditemukan di Gunungkidul.
Diharapkan dari pendidikan yang diterima para siswanya ini, mereka bisa lebih mandiri selepas lulus dari sekolah. Tak perlu mengadu nasib keluar kota atau mencari pekerjaan yang lainnya. "Jadi seperti eskalator di sekolah kami itu. Ada SD yang mata pelajarannya batik, SMP ada, dan SMK kami juga berikan batik," pungkasnya.
Sekolah ini merupakan salah satu dari beberapa binaan PT Astra International Tbk melalui Yayasan Pendidikan Astra–Michael D. Ruslim (YPA-MDR). Upaya ini merupakan bentuk penyiapan sumber daya manusia yang mampu menciptakan perekonomian kreatif. "Menjadikan Gedangsari sebagai daerah sentra industri sesuai potensi unggulan daerahnya, yaitu batik," kata Ketua Pengurus YPA-MDR, Herawati Prasetyo.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
