Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Juli 2017 | 10.55 WIB

Bahagia Akhirnya Putri Indonesia Arek Suroboyo itu Diwisuda

MENONJOL: Elvira Devinamira memperoleh penghargaan wisudawan berprestasi oleh rektor Unair, Mohammad Nasih saat mengikuti wisuda Sabtu (15/7) di Airlangga Convention Center. - Image

MENONJOL: Elvira Devinamira memperoleh penghargaan wisudawan berprestasi oleh rektor Unair, Mohammad Nasih saat mengikuti wisuda Sabtu (15/7) di Airlangga Convention Center.


JawaPos.com – Kebaya Anne Avantie membalut sempurna tubuh indahnya. Itu adalah penampilan terbaik untuk hari terbaik dalam hidup Elvira Devinamira, 24, Puteri Indonesia 2014. Sabtu (15/7) arek Suroboyo tersebut akhirnya diwisuda. Elvira resmi bergelar sarjana hukum dari Universitas Airlangga.



Bersama dengan 1.141 mahasiswa lainnya, perempuan cantik yang berhasil masuk Top 15 dan meraih Best National Costume Miss Universe 2014 itu diwisuda di Gedung Airlangga Convention Center (ACC). Mengenakan toga dan menenteng plakat, dia melangkah keluar dari gedung dengan wajah bahagia.



Didampingi sang mama, Henida Prabawati, Elvira mengungkapkan rasa terharunya. ’’Nervouslho sebelum acaranya dimulai. Akhirnya wisuda,’’ ucap bintang komedi situasi Keluarga Besar tersebut. Bagi dia, menyelesaikan kuliah S-1 adalah sesuatu yang sangat membahagiakan. Maklum, dara cantik kelahiran 28 Juni 1993 itu harus menempuh berbagai kesulitan untuk bisa merampungkan studinya.



Setelah dia dinobatkan menjadi Puteri Indonesia dan mengikuti kontes kecantikan Miss Universe, otomatis jadwal kuliahnya jadi terganggu. Masuk kuliah pada 2010, dia mengambil cuti dua tahun. Setelah itu, dia menapaki karir di dunia entertainment. Dia juga mempunyai kesibukan sebagai national director Miss Grand Indonesia.



Padatnya jadwal tersebut dia akui membuatnya kesulitan merampungkan skripsi. Dia harus wira-wiri Jakarta–Surabaya untuk menyelesaikan lembar demi lembar skripsi. ”Saat ini saya tinggal di Jakarta. Jadi memang repot,” jelasnya.



Elvira mengungkapkan, keteguhannya dalam menyelesaikan studi S-1 itu merupakan hasil dari dukungan sang mama. Di keluarganya, sang mama telah menetapkan aturan soal pentingnya pendidikan. Salah satu kewajiban itu adalah menyelesaikan pendidikan hingga jenjang S-1.



Setelah bergelar sarjana hukum, dia akan menjalankan bisnis. Karena itu, dia bisa menggunakan ilmunya. ”Ilmu ini akan melindungi saya dalam melangkah, memulai sebuah bisnis,” ucapnya.



Henida Prabawati mengungkapkan rasa bangganya bisa melihat putri pertamanya menyelesaikan pendidikan sarjana. ”Ini kado buat saya. Di tengah kesibukannya, Elvira ternyata mampu menyelesaikan pendidikannya,” katanya sembari menitikkan air mata bahagia saat putrinya diwisuda. (elo/c20/jan)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore