
Ilustrasi
JawaPos.com – Mahasiswa lulusan teknik masih kesulitan mengabdikan diri dalam pembangunan Indonesia. Salah satu penyebab, masih kurangnya sinergi dan komunikasi antara lulusan teknik dengan dunia kerja sehingga seringkali menimbulkan konflik kesenjangan.
Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Provinsi Jawa Barat, Agung Suryamal menjelaskan, jumlah tenaga engineering atau insinyur di Indonesia sangat banyak. Hanya saja produktivitas mereka masih rendah.
“Jika ingin diakui dan menjadi tenaga yang dilirik dunia internasional, maka tingkatkan pula kualitas dirinya,” jelasnya kepada Radar Bandung (Jawa Pos Group) saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan Sukabumi, Kamis (27/4).
Dia mengaku tenaga ahli yang siap pakai masih terbilang minim. “Selama ini banyak tenaga engineering yang belum siap pakai, jadi butuh waktu untuk tes lagi kemampuan dia dalam menangani sebuah proyek,” tuturnya.
Melihat pembangunan di Jawa Barat, Kadin Jabar memiliki peranan penting dalam mengawal setiap perusahaan yang baru bediri. Selain itu, keberadaan Ikatan Kontraktor Indonesia (Ikin) mempermudah Kadin Jawa Barat melakukan kroscek terhadap kompetensi dan ketersediaan jasa tenaga ahli bidang teknik.
Meski demikian, Agung mengaku beberapa kali penanganan proyek Kadin Jabar mengalami kendala. “Karena saat itu tenaga siap pakainya sudah habis jadi yang sisa-sisa aja. Akhirnya perlu waktu yang lebih lama lagi,” ujarnya.
Menyinggung perihal konsultan dirinya mengaku tidak memilikinya secara khusus. “Kita punya Ikin, jadi udah gak perlu lagi konsultan khusus dalam bidang perencanaan,” ujar Agung.
Menurutnya, uji kelayakan dan kepatutan setiap perencana teknis itu pun disesuaikan dengan aturan ataupun integritas setiap tenaga insinyur.
“Untuk S1 teknik lebih banyak, sekarang bagaimana caranya kita mendorong mereka untuk secara sah memiliki sertifikat berbadan hukum gelar insinyurnya,” pungkasnya. (nda/pj/yuz/JPG)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
