Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Februari 2017 | 17.57 WIB

Simulasi UNBK, Ternyata Ada Komputer Tak Terhubung dengan Server

BANYAK MASALAH: Sejumlah siswa-siswi SMAN 1 Jakarta mengerjakan soal saat simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Jakarta. - Image

BANYAK MASALAH: Sejumlah siswa-siswi SMAN 1 Jakarta mengerjakan soal saat simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Jakarta.


JawaPos.com- Simulasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK) diwarnai sejumlah gangguan. Salah satunya komputer yang tidak terhubung (connect) dengan server panitia. Itu terjadi di SMAN 22 Jakarta, Senin (20/2).



”Simulasi sempat terhenti di sesi pertama,” kata Kepala SMAN 22 Jakarta Sri Sariwarni. Simulasi UNBK untuk SMA digelar Senin dan hari ini. Setiap hari terdiri atas dua sesi. Sesi pertama simulasi dimulai pukul 07.30 WIB. Kemudian, dua sesi berikutnya dimulai pukul 10.30 WIB dan 14.00 WIB. Setiap sesi berdurasi dua jam.



Masalah juga terjadi di SMAN 1 Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Mata pelajaran (mapel) pilihan siswa berbeda dengan yang diujikan. Ujian Nasional (Unas) 2017 terdiri atas tiga mapel wajib dan satu pilihan sesuai jurusan. ”Ada siswa yang memilih biologi, tapi yang muncul mapel kimia,” kata Wakil Kepala SMAN 1 Gunungsari Mansur.



Masalah lainnya berkaitan dengan server. Mansur mengungkapkan, sekolahnya menyiapkan dua unit server, tapi tidak terdeteksi dengan server panitia pusat. Sebab. sekolah terlambat memberitahukan update jumlah server ke panitia pusat. Karena server yang terdeteksi cuma satu, siswa yang mengikuti simulasi dibagi dalam dua gelombang.



Ada juga kasus siswa sering bolak-balik login. Itu disebabkan spesifikasi peranti komputer siswa berbeda-beda. Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud Nizam menduga, masalah itu muncul karena banyak proctor (petugas pengawas komputer) baru.



Proctor baru merupakan konsekuensi penambahan unit sekolah pelaksana UNBK secara besar-besaran. Puspendik Kemendikbud mengumpulkan 400 orang proctor dari seluruh Indonesia. Mereka dilatih supaya bisa menjadi narasumber di daerah masing-masing.



Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy ikut memantau langsung simulasi UNBK kemarin. ’’Saya cek sekolah di Serang,’’ katanya setelah membuka rapat paripurna Badan Perfilman Indonesia (BPI) di Jakarta kemarin.



Muhadjir mengakui, masih banyak masalah teknis di lapangan. Namun, menurut dia, kondisi tersebut wajar. Dia berharap PLN dan Telkom menjaga kualitas layanan. Selama proses UNBK, jangan sampai ada pemadaman listrik atau koneksi internet terputus.



Masih akan ada simulasi final atau geladi bersih UNBK. Ujian sekolah berstandar nasional (USBN) digunakan sebagai upaya pemantauan terakhir kemampuan komputer untuk UNBK. Muhadjir berharap tim teknis panitia pusat maupun daerah bisa menyelesaikan masalah yang muncul selama simulasi. (wan/c10/ca)


Editor: Miftakhul F.S
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore