Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Januari 2017 | 03.33 WIB

Dosen Magister Manajemen Lelang Karya

AR-RAHIIM: Dari kiri, Prof Bambang Tjahjadi, Gancar C. Premananto, dan Harryadin Mahardika menyiapkan lelang lukisan karya Prof Bambang. - Image

AR-RAHIIM: Dari kiri, Prof Bambang Tjahjadi, Gancar C. Premananto, dan Harryadin Mahardika menyiapkan lelang lukisan karya Prof Bambang.

JawaPos.com – Otak kiri dan otak kanan harus seimbang. Itu juga yang dijaga para pengajar di Magister Manajemen (MM) Universitas Airlangga (Unair) Selasa (17/1). Biasanya mereka berkutat dengan materi ajar. Kali ini mereka menyelenggarakan kegiatan seni dan charity untuk penderita kanker di RSUD dr Soetomo.


Kepala Program Studi MM Unair Gancar C. Premananto mengatakan, kegiatan tersebut menggabungkan beberapa hal. Selain forum pengetahuan mahasiswa, kegiatan itu menjadi pertemuan para praktisi dan CEO. Menurut Gancar, saat ini dunia terus mengalami perubahan. ”Nah, pertemuan ini jadi ajang bagaimana mereka menyikapi perubahan yang sedang terjadi,” katanya.


Ada beberapa instansi yang ikut dalam acara bertajuk Art Fest for Charity tersebut. Di antaranya, PT PAL, peti kemas, perbankan syariah dan perbankan konvensional, serta perusahaan asuransi. Kemarin Harryadin Mahardika, ketua program studi magister manajemen dari Universitas Indonesia, menjadi pembicara. Harryadin yang memiliki sejumlah koleksi lagu itu juga menunjukkan hasil karyanya.


Prof Bambang Tjahjadi dan Direktur Executive Development Program (EDP) MM Unair Sri Hartini juga memamerkan karya. Prof Bambang, misalnya, menyajikan kreasi lukis menggunakan lidi. ”Sekarang saya sudah punya 15 lukisan,” ujarnya.


Kemarin salah satu lukisan Prof Bambang dilelang. Lukisan berukuran A4 itu bertulisan huruf Arab berbunyi Ar-Rahiim yang berarti Yang Maha Pengasih. Lukisan tersebut belum benar-benar kering. Sebab, Prof Bambang baru melukisnya pada dini hari.


Gancar menjelaskan, kegiatan charity itu adalah bentuk aktivitas berbagi kepada anak-anak. Terutama penderita kanker berusia belia. Selama ini anak-anak penderita kanker menahan rasa sakit. Kesempatan mereka untuk belajar juga menjadi tidak optimal. Padahal, masa anak-anak adalah masa yang penuh kreativitas.



Kegiatan itu diharapkan bisa mengalihkan perhatian anak-anak penderita kanker dari rasa sakit. Salah satunya dengan membaca buku. Apalagi, banyak pesan moral yang bisa diambil dari buku bacaan. Karena itu, salah satu bentuk charity yang akan disampaikan adalah memberikan buku-buku cerita untuk taman bacaan anak-anak penderita kanker di RSUD dr Soetomo. Tidak tertutup kemungkinan juga menyumbang troli dan rak buku. (puj/c7/nda/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore