
Grafis
JawaPos.com- Seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) telah dibuka Sabtu(14/1). Beberapa PTN di Surabaya mulai melakukan berbagai kebijakan khusus untuk memilih calon mahasiswa dari jalur masuk pertama itu.
Rektor Universitas Airlangga (Unair) Mohammad Nasih menetapkan dua kriteria umum untuk menerima mahasiswa di jalur SNMPTN. Yakni, pertimbangan akademis dan indeks sekolah.
Setiap sekolah, lanjut Nasih, harus mengirimkan siswa terbaiknya dengan cermat. Sebab, kuota siswa yang dikirim setiap sekolah untuk mengikuti SNMPTN dibatasi. Semakin baik akreditasi sekolah, semakin banyak siswa yang boleh mendaftar. Sekolah dengan akreditasi A mendapat jatah pendaftar 50 persen, akreditasi B 30 persen, dan akreditasi C hanya 10 persen. ’’Sementara itu, yang terakreditasi di luar itu hanya memiliki kuota 5 persen,’’ jelasnya.
Selain ketentuan umum, Nasih menambahkan, Unair memiliki ketentuan khusus untuk jalur SNMPTN. Yakni, tak menerima siswa yang menempatkan Unair pada pilihan kedua. Kebijakan tersebut berdasar beberapa pertimbangan. Pertama, mengenai kuota yang terlalu penuh pada pilihan pertama. Membeludaknya pendaftar pilihan pertama itu memungkinkan Unair tak mempertimbangkan lagi pilihan setelahnya. Kedua, keseriusan siswa dalam memilih Unair sebagai tempat melanjutkan studi. ’’Bukan apa-apa, biasanya kalau pilihan kedua diterima, banyak siswa yang tak mendaftar ulang,’’ kata guru besar FEB Unair tersebut.
Ada pula kuota daerah. Khususnya Surabaya dan beberapa kota di Jawa Timur. Namun, pengurangan itu tak banyak. ’’Nah, pengurangan jumlah tersebut rencananya disebar ke wilayah luar Jatim dan luar Jawa. Ini semua dilakukan untuk pemerataan dan memberikan kesempatan pada beberapa daerah,’’ ungkapnya. Nasih menambahkan, jumlah mahasiswa yang diterima lewat SNMPTN pada 2017 ini diprediksi mencapai 1.800 mahasiswa.
Peraturan serupa diterapkan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Selama ini, kampus itu memang tidak menerima calon mahasiswa yang memilih ITS di pilihan kedua. ’’Tahun ini pun sama, belum ada info perubahan,’’ tegas Choirul Mahfud, humas SNMPTN Nasional.
Dia menjelaskan, ada tiga jalur yang bisa dipilih calon mahasiswa baru yang ingin masuk ITS. Yakni, SNMPTN, SBMPTN, serta jalur kerja sama dan mandiri. ’’Kuota belum ditentukan. Jadi, belum bisa kami infokan,’’ ucapnya.
Meski demikian, dosen agama di ITS tersebut menyebutkan, ada peluang besar yang bisa diambil calon mahasiswa ITS. Peluang itu terbuka karena ada departemen baru di kampus tersebut. Yakni, departemen studi pembangunan. Meski begitu, departemen studi pembangunan belum masuk dalam pilihan SNMPTN. Calon mahasiswa baru bisa memilihnya melalui jalur mandiri atau khusus.
Choirul menambahkan, selama Januari–Februari ini, sekolah-sekolah diminta segera melakukan pengisian dan verifikasi pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS). ’’Data itu sangat menentukan kelancaran dan kesuksesan siswa yang mau mendaftar SNMPTN,’’ ujarnya.
Sekolah dan siswa diharapkan sama-sama aktif memahami petunjuk pendaftaran. Berdasar pengalaman tahun sebelumnya, ada masalah di pengisian PDSS yang tidak diperhatikan sekolah. Akibatnya, siswa dan sekolah sulit mendaftar.
Secara terpisah, pemerataan wilayah juga dilakukan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dalam seleksi SNMPTN. Rektor Unesa Warsono menuturkan, pemerataan tersebut utamanya diberikan pada kabupaten/kota yang saat ini kuota mahasiswanya masih minim diterima Unesa. ’’Saat ini, beberapa wilayah di Jatim yang kuotanya masih minim di Unesa akan kami tambah,’’ jelasnya.
Sementara itu, untuk kuota SNMPTN, hingga saat ini, Warsono mengungkapkan, belum ada angka pasti. Kuota tersebut akan tetap mengacu ketentuan nasional. Jika masih belum terpenuhi, kuota SNMPTN akan langsung ditambahkan ke jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN). (elo/ant/c5/nda)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
