Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Januari 2017 | 06.37 WIB

Lewat Melukis, Latih Anak Curhat dalam Art Party di Mediaztinum Market

AJAK SEHAT: Pendiri Sanggar Daun Lukis Arik S. Wartono melihat karya peserta workshop lukis Sabtu (7/1) di Mediaztinum Market, Exhibition Centre Galaxy Mall. - Image

AJAK SEHAT: Pendiri Sanggar Daun Lukis Arik S. Wartono melihat karya peserta workshop lukis Sabtu (7/1) di Mediaztinum Market, Exhibition Centre Galaxy Mall.

JawaPos.com – Mahasiswa kedokteran tak selalu identik dengan rumah sakit. Hal itu bisa dilihat dalam kegiatan yang digelar Universitas Hang Tuah di Exhibition Centre Galaxy Mall, Sabtu (7/1).


Deretan tenant yang jauh dari istilah kedokteran tampak memenuhi ruangan di lantai 6 tersebut. Kegiatan yang dikemas dengan judul Mediaztinum Market itu baru kali pertama digelar mahasiswa kedokteran UHT pada 2017.


Selain menyediakan tenant yang menjual makanan dan benda-benda fashion, mereka mengadakan pemeriksaan gratis. Mulai cek gula darah dan asam urat, konsultasi dokter, hingga donor darah.


Presiden BEM UHT Yoefan Faishal Islam menuturkan, kegiatan tersebut diadakan sebagai upaya jemput bola. Selama ini, masih ada masyarakat yang takut melakukan cek kesehatan di rumah sakit.


’’Orang yang malas pergi kontrol ke rumah sakit bisa melakukan cek di sini, sehat tanpa terasa,’’ jelasnya. UHT juga mengadakan talk show berbagai tema.


Beberapa artis yang memeriahkan acara juga berlatar belakang pendidikan dokter. Isinya tak jauh dari gaya hidup.


Dalam talk show yang digelar sore ini (8/1), narasumber menjelaskan pola hidup sehat serta makanan yang baik dan tidak baik dikonsumsi. Begitu pula cara aman mengonsumsi fast food agar tetap sehat.


Dalam kegiatan yang diselenggarakan selama tiga hari itu, ada lomba melukis bersama Sanggar Daun Lukis. Salah seorang peserta, Nathanael Lanterna Hu, 6, terlihat cekatan menggoreskan kuas kemarin. ’’Melukis bebas,’’ katanya.


Sama halnya dengan yang dirasakan Flos Carmeli. Bocah perempuan 4 tahun tersebut tak mau kalah semangat dari teman di sampingnya, Nathanael. Bedanya, Flos menyukai bunga.


Meski bentuk lukisannya tak beraturan, dia berhasil menggambar bunga merah muda dengan lingkaran kuning di tengahnya. ’’Dia suka menggambar. Apalagi, saat mewarnai, dia pasti sangat semangat,’’ ungkap Fransisca Putri, ibunda Flos.


Pendiri Sanggar Daun Lukis Arik S. Wartono menyatakan, anak-anak bebas berkreasi dalam workshop bertema Art Party tersebut. ’’Mau marah, senang, sedih, menangis, atau apa pun, mereka dapat menuangkan perasaan,’’ ujar seniman 40 tahun itu.


Sebelum mencoretkan lukisan, anak-anak juga dapat menulis sepenggal kata-kata sebagai curhat. Setelah itu, penggalan kalimat tersebut ditutupi warna-warni cat. ’’Jadi, hanya mereka yang tahu,’’ tutur Arik. (ant/bri/c5/nda/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore