
Pertemuan mediasi, musyawarah menyelesaikan kasus di SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. (Istimewa)
JawaPos.com–Sejumlah pihak menghadiri pertemuan mediasi, musyawarah dalam menyelesaikan kasus di SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Penyelesaian masalah dilakukan melalui jalur hukum non litigasi, restorative justice dalam bentuk pencabutan laporan dan damai antara kedua pihak terkait
Ketua LKBH Nasional Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (LKBH PB PGRI) Abdul Waseh Hasas menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Banten, Bupati Lebak, Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Musa Weliansyah anggota DPRD Banten Fraksi PPP dari dapil Lebak. Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Kepolisian Resort Lebak, Orang tua Siswa dan kuasa hukum orang tua siswa, ketua PGRI Kabupaten Lebak beserta jajaran yang hadir, KPAI Pusat, dan stakeholder lainnya yang hadir dalam pertemuan mediasi tersebut.
Ketua LKBH PB PGRI Abdul Waseh Hasas berharap dengan telah diambilnya kesepakatan dalam musyawarah itu, semua pihak dapat mengambil hikmah yang terjadi pada dunia pendidikan. Semua harus sepakat bahwa dunia pendidikan harus dilindungi, siswa harus dilindungi, guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, warga sekolah, dan masyarakat pendidikan harus terlindungi, dalam menjalankan tugas keprofesiannya.
”Perlindungan yang baik di negara hukum kita tercinta, tentunya harus dilindungi secara hukum, untuk itu dengan kasus-kasus yang terjadi di dunia pendidikan kita selama ini, sudah seharusnya dan segera negara hadir melindungi segenap bangsanya, dengan menghadirkan Undang-Undang Perlindungan Guru atau Undang-undang Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan,” papar Abdul Waseh Hasas.
Dia meminta semua pihak terus merajut kebersamaan, untuk terus menciptakan kondusivitas, rasa aman dan nyaman di lembaga pendidikan untuk seluruh warga dan masyarakat. PB PGRI melalui LKBH PB PGRI, LKBH PGRI Provinsi dan Kabupaten, akan senantiasa terus membela dan memberikan bantuan hukum kepada anggota dan guru yang memerlukan pendampingan, perlindungan hukum berbasis data dan asas praduga tidak bersalah.
”Semoga kita semua selalu dapat merawat dan menjaga kearifan bangsa ini demi menyongsong generasi emas 2045 yang kuat, cerdas, berkarakter, tanpa kekerasan, ramah anak dan ramah guru,” ucap Abdul Waseh Hasas.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
