Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 September 2025 | 21.45 WIB

Pesan Mendikdasmen Abdul Mu’ti Kepada Siswa di Cilacap, Kebiasaan Kecil Menjadi Bekal untuk Masa Depan

Mendikdasmen Abdul Mu’ti di Cilacap. (Dok: BKHM Kemendikdasmen) - Image

Mendikdasmen Abdul Mu’ti di Cilacap. (Dok: BKHM Kemendikdasmen)

JawaPos.com - Keberlanjutan dan kelancaran implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi perhatian pemerintah. Sejumlah kunjungan ke sekolah untuk memastikan MBG berjalan dengan baik dan terus dilakukan. 

Pada Selasa (9/9) contohnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengunjungi SMAN 2 Cilacap, Jawa Tengah untuk meninjau salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Dalam kunjungan itu, dia menekankan pentingnya MBG sebagai bentuk perhatian pemerintah pada gizi dan kesehatan anak-anak Indonesia. Dengan gizi yang baik, diharapkan peserta didik mampu belajar dengan lebih fokus, sehat, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Kekuatan sebuah bangsa juga ditentukan oleh makanan yang dikonsumsi warganya. Dengan MBG, anak-anak bisa belajar lebih sehat, lebih fokus, dan tumbuh dengan gizi yang merata tanpa membeda-bedakan latar belakang ekonomi keluarga,” tuturnya dalam keterangan resminya Rabu (10/9). 

Selain meninjau MBG, Mendikdasmen juga menyempatkan diri mengunjungi SMPN 5 Cilacap yang melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Dalam kesempatan itu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah itu itu berpesan pada para murid agar tidak menyepelekan kebiasaan-kebiasaan kecil dalam keseharian. Sebab, bisa jadi kebiasaan-kebiasaan tersebut merupakan fondasi penting untuk meraih cita-cita. Mulai dari bangun pagi, rajin beribadah, berolahraga, menjaga pola makan sehat, hingga gemar belajar. 

“Kebiasaan sederhana itu akan menjadi bekal kalian untuk masa depan. Kalau menghadapi kesulitan, jangan menyerah. Kalau sekeliling terasa gelap, jangan meratapinya, tetapi nyalakanlah lampu. Artinya, hadapi tantangan dengan solusi, bukan keluhan,” paparnya. 

Tak hanya itu, Mu’ti juga meminta agar para murid berani bermimpi besar. Karena, mereka nantinya yang akan menjadi pemimpin masa depan bangsa. “Indonesia bisa menjadi negara yang hebat kalau memiliki generasi yang hebat. Generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga kuat secara emosional, spiritual, dan moral. Karena itu, bercita-citalah setinggi mungkin, jangan pernah takut bermimpi besar,” pungkasnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Satrio, menilai program MBG memberi manfaat langsung di lapangan. Menurutnya, kini, anak-anak lebih bersemangat belajar karena kebutuhan gizinya terpenuhi. “MBG juga membantu mengurangi kesenjangan antar siswa, karena semua mendapat makanan bergizi yang sama, tanpa terkecuali,” ujarnya.

Senada, Kepala SMAN 2 Cilacap, Masripah, mengungkapkan bahwa program ini tidak hanya berdampak pada gizi anak tetapi berefek pada pihak keluarga. “MBG membentuk disiplin dan tanggung jawab siswa. Selain itu, juga meringankan beban orang tua,” ungkapnya. (mia)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore