Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 April 2025 | 04.31 WIB

14 Ribu Peserta Ikuti UTBK-SNBT di Unair, Metal Detector Disiagakan di Setiap Ruang Ujian

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2025 hari pertama di Universitas Airlangga, Rabu (23/4). (Novia Herawati/ JawaPos.com). - Image

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2025 hari pertama di Universitas Airlangga, Rabu (23/4). (Novia Herawati/ JawaPos.com).

JawaPos.com - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 mulai dilaksanakan serentak hari ini, Rabu (23/4). Universitas Airlangga menjadi salah satu lokasi pelaksanaan ujian.

Rektor Universitas Airlangga (Unair), Prof Mohammad Nasih mengatakan ada 14.660 peserta UTBK yang mengikuti tes di kampus Unair, baik itu di kampus A Dharmahusada, kampus B Dharmawangsa, dan kampus C Merr.

"Tahun ini kami menerima 14 ribu sekian peserta untuk mengikuti tes UTBK. Jumlah ini meningkat dari tahun-tahun sebelumnya," ujar Prof Nasih ditemui di Kampus Unair C Merr, Surabaya, Rabu (23/4).

UTBK-SNBT 2025 digelar selama 10 hari. Setiap harinya ada dua sesi, yakni sesi pagi dan sesi siang. Pada hari pertama UTBK di Unair, tercatat ada 859 peserta yang hadir dan 16 peserta tidak hadir tanpa alasan.

"Kalau dilihat dari tahun-tahun lalu, yang tidak hadir ini 3-4 persen. Tetapi hari ini alhamdulillah hanya 1,83 persen. Hari ini juga ada dua peserta yang sakit, tetapi sudah ditangani," imbuhnya.

Universitas Airlangga menerapkan aturan ketat dalam pelaksanaan UTBK-SNBT. Seluruh peserta diwajibkan mengenakan kemeja putih serta sandal khusus yang telah disediakan oleh pihak kampus.

Sebelum memasuki ruang ujian, peserta berbaris rapi dan menjalani pemeriksaan tubuh menggunakan metal detector. Prof Nasih menyatakan, langkah ini bertujuan menjaga keadilan (fairness) ujian.

Prof Nasih menjelaskan bahwa penggunaan sandal khusus bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga bagian dari upaya mencegah kecurangan dan menjaga keadilan dalam UTBK-SNBT.

“Sekarang ini semua sudah canggih. Seringkali ada orang-orang tidak bertanggung jawab yang mengganggu fairness ujian dengan menyimpan alat komunikasi dan sejenisnya yang tidak terdeteksi oleh metal detector,” tutur Prof Nasih. 

Di sisi lain, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ini juga menuturkan bahwa Unair menyediakan konsumsi berupa teh dan roti untuk peserta UTBK-SNBT sesi paling pagi, yakni pukul 06.00 WIB. 

"Kebijakan ini kami upayakan karena kami juga menyadari untuk menjalani tes memerlukan asupan, atau barangkali orang tua peserta belum mempersiapkan, dan lain sebagainya,” tukas Prof Nasih. (*)

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore