Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Desember 2024 | 13.52 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti Minta Buku-Aplikasi Parenting Bisa Diakses Gratis oleh Orang Tua

Mendikdasmen Abdul Mu - Image

Mendikdasmen Abdul Mu

JawaPos.com-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menekankan pentingnya pendidikan dimulai dari keluarga. Karenanya, orang tua diminta bisa terus mengupgrade wawasan hingga ilmu parenting bagi anak-anaknya.

Dia menekankan, persoalan parenting kini sangat perlu mendapatkan perhatian. Apalagi, dewasa ini banyak berita kekerasan yang dialami oleh anak-anak. Mirisnya lagi, pelaku kekerasan tidak jarang adalah mereka yang seharusnya mengasuh anak-anak tersebut.

“Sebagian yang melakukan adalah para pengasuh anak, sebagian orang tua kandungnya sendiri, atau sebagian yang lainnya adalah anggota keluarga yang dia seharusnya menjadi pembimbing, pengasuh, dan pelayan bagi anak-anak itu,” ungkapnya dalam peluncuran tiga inisiatif Southeast Asian Ministers of Education Regional Centre for Early Childhood Care and Education and Parenting (SEAMEO CECCEP) dan  Tanoto Foundation di Jakarta, Kamis (19/12).

Nah, karena kurangnya pengetahuan dan kemampuan orang tua ini akhirnya banyak dari mereka yang memberikan berbagai macam permainan yang tidak edukatif. salah satunya dengan memberikan permainan dalam bentuk gadget yang kontennya tidak pernah disensor oleh orang tuanya.

“Malah kadang-kadang ada paradoks, banyak orang tua yang belajar bagaimana menggunakan game dan handphone yang bagus dari cucunya atau anaknya,” keluhnya. 

Dia minta metode ini harus dikoreksi. Karena penggunaan gadget yang berlebihan ini tidak hanya merusak fisik, tapi juga otak anak-anak yang mudah sekali terpengaruh oleh gelombang elektromagnetik dari sistem handphone.

“Sejak kecil anak-anak jadi sudah mulai banyak mager itu, malas gerak. Tidak bergaul dengan teman-teman sebaya, tidak juga mengenal berbagai nilai-nilai dan norma-norma utama yang ada di masyarakat. Kemudian menjadi anak-anak yang tidak cinta alam, tidak cinta sesama, tidak cinta orang tua dan sebagainya,” paparnya.

Karena itu, dia berharap, akses informasi baik dalam bentuk buku maupun aplikasi-aplikasi yang memungkinkan orang tua dapat meningkatkan wawasan, kemampuan, serta untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak bisa diberikan gratis. Termasuk, buku dan modul yang dikeluarkan oleh SEAMEO CECCEP dan  Tanoto Foundation terkait Modul Transisi PAUD ke SD Bagi Orang Tua dan Aplikasi Mobile Anaking.

“Mudah-mudahan peluncuran produk produk edukatif dari SEAMEO CECCEP ini pada waktu yang juga dapat direproduksi dengan sangat mudah oleh berbagai pihak. Mungkin kita agak sedikit menggeser copy rightnya diubah jadi right to copy,  boleh ya pak ya,” tuturnya. Dengan begitu, bisa dengan mudah dan massif digunakan di TK, kelompok kelompok bermain, dan berbagai macam forum kegiatan ibu-ibu.

Direktur SEAMEO CECCEP Vina Adriyani menjelaskan, Modul Transisi PAUD ke SD Bagi Orang Tua dirancang untuk membantu orang tua dalam proses transisi anak dari prasekolah (PAUD) ke sekolah dasar secara lancar. Modul ini juga menekankan pada bagaimana orang tua membantu kesiapan emosional dan sosial anak.

Sementara, Aplikasi Mobile Anaking jadi platform digital untuk membantu orang tua dalam mengasuh anak usia 0-4 tahun. Platform ini menyediakan fitur pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, aktivitas stimulasi oleh para ahli, serta sumber daya pengasuhan. “Termasuk forum interaktif dan informasi terbaru seputar pelatihan, menciptakan dukungan komprehensif bagi keluarga,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Head of Policy & Advocacy Tanoto Foundation Eddy Henry menekankan, pentingnya kolaborasi antar negara di Asia Tenggara dalam pengembangan kerangka kerja regional yang komprehensif sebagai acuan kebijakan. Dia berharap, dengan kebijakan tersebut maka pemenuhan beragam kebutuhan dasar anak usia dini saat ini tercapai. Seperti, penurunan angka stunting balita sampai di bawah 10 persen dan meningkatkan partisipasi PAUD hingga 70 persen pada tahun 2030.

“Dengan mengadopsi kebijakan ini, kita dapat memastikan anak-anak dapat memiliki awal kehidupan yang berkualitas, yang merupakan landasan bagi keberhasilan pendidikan dan kehidupan produktif di masa depan,” pungkasnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore