Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 September 2024 | 18.18 WIB

Menteri Agama Dorong Pengembangan Ekosistem Madrasah yang Unggul dan Berdaya Saing Tinggi

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. (Humas Kemenag) - Image

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. (Humas Kemenag)

JawaPos.com - Siswa yang menempuh pendidikan di madrasah memiliki kesempatan besar untuk mengembangkan potensinya. Potensi itu dapat diukur dari dalam ajang kompetisi. Tahun ini, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2024.

KSM 2024 ini diikuti 618.756 peserta di tingkat satuan pendidikan, 319.420 peserta di tingkat kabupaten/kota, 90.378 peserta di tingkat provinsi, dan 7.595 peserta di tingkat nasional.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, KSM adalah media strategis untuk mengembangkan ekosistem madrasah yang unggul dan memiliki daya saing tinggi. KSM 2024 bisa menjadi inspirasi bagi seluruh siswa di Indonesia.

Menag menekankan ajang kompetisi bergengsi yang digelar di Ternate, Maluku Utara, pada 2 hingga 7 September 2024 ini sangat strategis untuk memacu kualitas pendidikan dan prestasi siswa.

"Semoga KSM Tahun 2024 inspirasi bagi seluruh pelajar di Indonesia untuk terus berprestasi dan berinovasi dalam setiap aspek kehidupan," kata Yaqut Cholil Qoumas saat membuka acara KSM Nasional 2024 di Jakarta, Senin (2/9) malam.

Gus Men--sapaan akrab Menag Yaqut berharap KSM ke depan terus berkembang dengan tidak hanya fokus pada studi-studi yang ada, tetapi juga mengakomodasi studi-studi baru yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Gus Men berpesan kepada para siswa madrasah yang mengikuti ajang KSM Nasional 2024 agar tetap semangat, menjunjung tinggi integritas dan sportivitas. Menurut dia, kemenangan sejati bukan hanya tentang meraih medali, tetapi tentang bagaimana menghargai proses, menghormati lawan, dan terus belajar dari setiap pengalaman.

"Kepuasan sejati tidak hanya terletak pada kemenangan, tetapi pada proses yang mendidik kita tentang nilai-nilai kesabaran, ketekunan, dan kerja keras," ujar mantan Ketum PP GP Ansor itu.

Ajak Peserta Bantu Korban Banjir Ternate

Dalam kesempatan itu, Gus Men juga mengajak seluruh peserta KSM 2024 untuk tidak hanya fokus pada kemenangan dalam kompetisi. Dia jug amengajak peserta KSM juga menunjukkan empati dan kepedulian tinggi terhadap sesama, terutama terhadap korban banjir bandang di Ternate. Banjir bandang telah menewaskan belasan orang dan menyebabkan banyak warga kehilangan tempat tinggal.

"Ilmu pengetahuan yang kita dapatkan dan kompetisi yang kita selenggarakan akan lebih berarti jika kita juga peduli terhadap kemanusiaan. Saya mengajak anak-anak madrasah peserta KSM untuk membantu korban banjir di Ternate," ujarnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Abu Rokhmad mengungkap beberapa keistimewaan dari KSM tahun ini. KSM 2024 bersifat inklusif dengan menambahkan kategori untuk peserta dari madrasah inklusif.

Selain itu, terdapat kategori baru untuk peserta dari madrasah yang terletak di daerah terpencil, wilayah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T), serta madrasah yang memiliki siswa berkebutuhan khusus. "KSM 2024 tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan daya saing siswa madrasah, tetapi juga untuk mengeksplorasi dan mengapresiasi potensi mereka di bidang sains," kata Abu Rokhmad.(*)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore