
Ilustrasi mahasiswa. (Pixabay)
JawaPos.com–Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta Fathul Wahid memutuskan untuk tak menggunakan gelar profesor dalam kehidupan sehari-hari. Dia meminta agar orang-orang tak lagi memanggilnya dengan sebutan prof.
Hal itu menurut dia untuk memangkas kesenjangan antara orang bergelar profesor dengan yang lain. Keputusan tak menggunakan gelar profesor itu juga dilakukan Fathul sebagai bentuk kritik banyaknya praktik culas orang untuk mendapatkan gelar maupun guru besar.
Dilansir dari Jawa Pos Radar Jogja, keputusan Rektor UII untuk menghapus gelar profesor bahkan diterbitkan secara resmi lewat Surat Edaran (SE) tentang Penghapusan Gelar Profesor pada Jabatan Akademik.
Surat Edaran Nomor: 2748/Rek/10/SP/VII/2024 diteken Fathul Wahid pada Kamis (18/7). Dalam surat tersebut, dia mengaku ikhlas dengan penghapusan gelar.
”Pertama, menjaga semangat kolegialitas. Jangan sampai jabatan profesor justru menambah jarak sosial. Kampus seharusnya menjadi salah satu tempat yang paling demokratis di muka bumi,” kata Fathul Wahid dalam SE tersebut.
Selain itu, alasan kedua, jabatan profesor seharusnya bukan dianggap sebatas pencapaian karir. Melainkan adalah tanggung jawab terhadap publik yang harus diemban.
Tak ada peraturan resmi yang mengatur seseorang untuk tidak menggunakan gelar dalam keseharian, termasuk dalam forum-forum resmi. Hanya saja, secara tertulis sebetulnya ada aturan penggunaan gelar yang dimaksud.
Hal itu tercantum dalam Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2016 tentang Gelar dan Tata Cara Penulisan Gelar di Perguruan Tinggi. Secara rinci, penggunaan gelar itu diatur dalam pasal 2 Permen 63/2016. Berikut isinya.
Gelar dan penulisan gelar untuk lulusan pendidikan akademik, pendidikan vokasi, pendidikan profesi, dan pendidikan spesialis terdiri atas:

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
