Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Juni 2024 | 20.38 WIB

Tidak Bisa Bekerja Sendiri, Kembangkan Prodi Lintas Disiplin Ilmu untuk Pelayanan Kesehatan

Rektor Unika Atma Jaya Prof Yuda Turana (kanan) di Jakarta. - Image

Rektor Unika Atma Jaya Prof Yuda Turana (kanan) di Jakarta.

JawaPos.com–Tuntutan layanan kesehatan di tengah masyarakat semakin kompleks. Pelayanan kesehatan, kini tidak cukup ditangani dokter. Tetapi juga memerlukan kolaborasi dengan disiplin ilmu lain.

Untuk merespons kebutuhan tersebut, Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya, mengembangkan strategi baru. Rektor Unika Atma Jaya Prof Yuda Turana mengatakan, mereka sekarang sedang mengembangkan program studi (prodi) lintas disiplin ilmu terkait bidang kesehatan.

Prof Yuda mencontohkan, kolaborasi lintas ilmu untuk pelayanan kesehatan itu meliputi Magister Management Rumah Sakit, Magister Hukum Kesehatan, Fakultas Teknik Inovasi Kedokteran, dan pendidikan dokter spesialis.

”Dengan kolaborasi sejumlah tim medis multidisipliner, memungkinkan penanganan yang menyuruh kepada kondisi pasien,” kata Yuda Turana di RS Atma Jaya (RSAJ) di Jakarta pada Jumat (7/6).

Dia menyebutkan, pada pasien lansia misalnya, dilayani beberapa personel kesehatan dari berbagai multidisiplin ilmu. Yaitu dokter yang ahli di bidang geriatri, kesehatan jiwa, rehabilitasi medik, dermatovenereologi, serta spesialis keluarga layanan primer. Harapannya para lansia tetap bisa menjalankan kehidupan dengan berkualitas.

Direktur RSAJ Devi Anggraeni juga menyoroti soal lansia. Khususnya populasi lansia (geriatric population) di Indonesia yang cukup banyak. Dia mengatakan, hasil dari sejumlah kajian, populasi lansia di Indonesia saat ini sekitar 20 persen. Dengan jumlah penduduk Indonesia mencapai 275 jutaan jiwa, jumlah lansia diperkirakan tembus 55 juta jiwa.

Devi mengatakan, sangat penting untuk memberi perhatian khusus pada kelompok geriatric population. Mengingat kelompok masyarakat dengan usia di atas 60 tahun tersebut kerap mengidap komorbiditas atau dua bahkan lebih penyakit sekaligus dalam kehidupan mereka.

Untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para lansia secara holistik atau menyeluruh, lanjut dia, pihaknya menyiapkan Atma Jaya Geriatrics & Wellness Centre. Layanan itu menjadi pusat kesehatan terpadu dan menyediakan dokter-dokter spesialis khusus penyakit lansia. Kemudian pasien dapat menyesuaikan layanan kesehatan dengan kebutuhan khusus dan preferensi pasien lansia itu sendiri.

”Kami menerapkan konsep one-stop services yang memudahkan pasien geriatric dalam mengakses berbagai layanan kesehatan dengan nyaman, termasuk bagi keluarga pasien,” jelas Devi Anggraeni.

Tujuan dari pelayanan kesehatan untuk kelompok lansia itu, adalah meningkatkan kualitas hidup lansia. Caranya dengan memperhatikan faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan. Seperti kejiwaan, lingkungan dan lain-lain.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore