
Komisi Nasional Disabilitas (KND) di Jakarta pada Jumat (5/4/2024) bertemu jajaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)
JawaPos.com-Komisi Nasional Disabilitas (KND) menemui jajaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) guna membahas permasalahan sertifikasi bagi dosen penyandang disabilitas di perguruan tinggi.
Pada pertemuan yang dilakukan di Jakarta pada Jumat itu Komisioner KND Rachmita Maun Harahap menyampaikan sejumlah kendala terkait pelaksanaan tes potensi dasar akademi (TPDA/TKDA) yang menjadi persyaratan administrasi untuk sertifikasi dosen (serdos) bagi dosen penyandang disabilitas.
“Kami melihat durasi soal-soal tes TPDA yang tidak afirmatif dan belum ramah bagi dosen dengan disabilitas pendengaran yang jelas terhambat untuk memproses bahasa dengan teliti karena soal pertanyaan terlalu panjang. Solusinya harus disediakan afirmatif tambahan waktu,” jelas Rachmita.
Ia menyarankan afirmasi penambahan waktu tersebut seperti pada sesi tes verbal bagian analogi yang memiliki 20 soal dengan durasi delapan menit agar menjadi 20 menit, kemudian pada bagian logical and analytical masing-masing 20 soal menjadi 40 menit sehingga total 80 menit.
Sementara pada sesi numerical bagian aritmethic, number series, word problem, masing-masing 20 soal menjadi 40 menit total 100 menit, dan sesi figural masing-masing 20 soal menjadi 40 menit atau total 80 menit.
Di samping itu, pihaknya juga menemukan soal tes gambar yang juga belum mengafirmasi dosen dengan disabilitas netra atau low vision karena gambar yang diberikan masih terbilang sulit untuk ditebak.
Pada kesempatan yang sama, ia juga mengadvokasi Kemendikbudristek terkait belum tersedianya data siswa disabilitas yang lolos Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) perguruan tinggi pada beberapa waktu lalu.
Di samping itu, KND juga kembali mengadvokasi soal kewajiban PTN untuk memberikan tiket SNBP serta jalur beasiswa kepada siswa penyandang disabilitas agar dapat memenuhi hak mereka untuk menempuh pendidikan tinggi.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
