Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Februari 2023 | 02.47 WIB

Bagi Mahasiswa yang Ingin Beasiswa Kuliah di Luar Negeri, Cek Ini

Charlize Cathleen Effendi (dua dari kiri) bersama sejumlah mahasiswa Universitas Ciputra yang terpilih menjadi penerima beasiswa IISMA 2022, melakukan persiapan sebelum keberangkatan mereka semester depan. (RIANA SETIAWAN/JAWA POS) - Image

Charlize Cathleen Effendi (dua dari kiri) bersama sejumlah mahasiswa Universitas Ciputra yang terpilih menjadi penerima beasiswa IISMA 2022, melakukan persiapan sebelum keberangkatan mereka semester depan. (RIANA SETIAWAN/JAWA POS)

JawaPos.com - Program beasiswa ini memberikan mahasiswa Indonesia kesempatan untuk belajar di perguruan tinggi luar negeri ternama selama satu semester atau 4 - 6 bulan.

"Pendaftaran IISMA 2023 resmi dibuka pada 8 Februari sampai 1 Maret 2023 mendatang," ujar Ketua Program IISMA, Rachmat Sriwijaya, di Jakarta pada Rabu (8/2).

Program IISMA dapat diikuti oleh mahasiswa program sarjana maupun vokasi dalam dua skema yang berbeda. IISMA sarjana dibuka bagi mahasiswa aktif jenjang S1 perguruan tinggi dalam negeri di bawah Kemendikbudristek yang sedang menempuh pendidikan di semester 4 atau 6 saat mendaftar.

Sementara itu, IISMA vokasi dibuka bagi mahasiswa program Diploma 3 yang sedang menempuh pendidikan di semester 4 dan mahasiswa program Diploma 4 yang sedang menempuh pendidikan di semester 4 atau semester 6 di Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV) di bawah naungan Kemendikbudristek.

Khusus untuk IISMA vokasi, mahasiswa akan mendapat paparan internasional di lingkungan akademik dan industri. Selain berkesempatan untuk belajar di perguruan tinggi luar negeri, variasi program berbasis vokasi memungkinkan mahasiswa berkegiatan di industri yang berkolaborasi dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri.

Rachmat juga menerangkan, melalui dua skema ini program IISMA dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa Indonesia pada keragaman akademik dan budaya internasional. Selain itu, mahasiswa juga dapat mengembangkan jejaring internasional serta mengembangkan kemampuan untuk masa depan.

“Manfaatkan kesempatan terbaik untuk mempersiapkan diri menjadi global leader,” tuturnya.

Hal senada disampaikan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Kemendikbudristek, Kiki Yuliati. Menurutnya, IISMA adalah program yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menjadi global citizen dan mengenal dunia internasional serta memperkuat jejaring, keterampilan teknis (hard skills), dan keterampilan nonteknis (soft skills).

“Diharapkan mahasiswa dapat mempelajari keberagaman budaya serta memperoleh pengalaman belajar dan pengalaman industri di luar negeri,” kata Kiki.

Cakupan beasiswa IISMA sendiri meliputi biaya pendaftaran dan pendidikan, asuransi kesehatan, biaya tunjangan hidup, biaya penerbangan dan visa. Untuk bisa mengikuti program, mahasiswa harus memenuhi persyaratan akademik, yaitu Indeks Prestasi Kumulatif minimal 3.0 dan persyaratan Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor TOEFL iBT (minimum 78 untuk sarjana dan 60 untuk vokasi), IELTS (minimum 6.0), Duolingo English Test (minimum 100 untuk sarjana dan 95 untuk vokasi), atau TOEIC (minimum 605 untuk vokasi).

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore