
Ilustrasi pinjaman online.
JawaPos.com - Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia menilai pinjol pendidikan yang tengah ramai jadi sorotan hanya akan menambah beban mahasiswa dan orang tua. Apalagi, mahasiswa masih sulit mencari pekerjaan di Indonesia.
Direktur Direktorat Penelitian dan Kajian PPI Dunia Rayhan Maulana Ryzan mengaku sungguh kaget mendengar ada kebijakan kampus yang menawarkan dan bekerja sama dengan pinjol .
Di kampus-kampus ternama seperti Institut Teknologi Bandung dan Universitas Gadjah Mada pula.
”Kenapa kampus mengambil opsi kebijakan pinjol. Apa dasarnya,” tanya Rayhan yang tengah menempuh studi di Jepang ketika dihubungi Jawa Pos dari Jakarta kemarin (28/1).
Bila argumentasinya agar semua orang bisa mendapat akses pendidikan, lanjut Rayhan, seharusnya yang dilakukan memastikan beasiswa untuk mahasiswa tidak mampu tepat sasaran. Sebab, masih terlalu banyak beasiswa justru dinikmati mahasiswa yang tergolong mampu.
”Ini seharusnya dimaksimalkan. Negara dan kampus pastikan agar yang menerima benar,” ujarnya.
Dari Sleman, Jogjakarta, UGM membenarkan ada kerja sama fakultas ekonomika dan bisnis (FEB) dengan perusahaan pembiayaan Danacita. Tapi, UGM berencana mengevaluasi skema pembiayaan pendidikan bagi mahasiswa yang kesulitan untuk membayar uang kuliah tunggal (UKT) tersebut.
"(Pinjol) itu dilakukan sebagai opsi terakhir," kata Sekretaris Universitas UGM Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu kepada Jawa Pos Radar Jogja kemarin.
Danacita merupakan penyelenggara layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi (LPBBTI). FEB UGM menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan perusahaan financial technology pada 2 Juni 2022.
"Itu (pinjol) merupakan opsi terakhir untuk memberikan kesempatan yang luas bagi putra-putri terbaik bangsa dari ragam latar belakang sosial ekonomi dalam menuntut ilmu," ujarnya.
Opsi tersebut muncul setelah mahasiswa bisa mengakses kebijakan penurunan kelompok UKT, beasiswa dari berbagai mitra perusahaan dan lembaga, termasuk alumni.
Dia menginformasikan, per semester ganjil 2023–2024, total mahasiswa FEB UGM yang memanfaatkan program Danacita sebanyak 33 orang.
"(Informasi awal), sebagian besar merupakan mahasiswa pascasarjana FEB UGM," ungkapnya.
Sembari bekerja dan melanjutkan studi, mahasiswa bisa membayar UKT pascasarjana dengan baik. Mereka bisa menyeimbangkan penghasilan bulanan dengan biaya bulanan dan biaya UKT pascasarjana yang dibayarkan di awal semester.
Sementara itu, sesuai unggahan di situs resmi, Universitas Negeri Semarang (Unnes) juga termasuk kampus yang telah menandatangani MoU dengan Danacita pada 8 April 2022. Program tersebut berlaku untuk semua jenis biaya pendidikan calon mahasiswa baru dan mahasiswa aktif yang terdaftar dalam program sarjana fakultas ekonomi dan seluruh mahasiswa antarjenjang yang ada di kampus tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
