Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Desember 2021 | 22.46 WIB

Kemendikbudristek Minta BAN-SM Otomatisasi Akreditasi

Ilustrasi ODGJ di Liponsos Keputih Surabaya. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Ilustrasi ODGJ di Liponsos Keputih Surabaya. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com - Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Anindito Aditomo mengatakan, proses akreditasi harus dilakukan secara efisien. Bahkan menurutnya hal ini harus dibuat secara otomatis dari data yang ada.

"Ini fokus kita saat ini, otomatisasi akreditasi bisa dilakukan secara efesien, berbasis data yang sudah ada," kata dia dalam diskusi daring, Jumat (17/12).

Adapun data yang sudah ada itu di antaranya Data Pokok Pendidikan (Dapodik) hingga data dari hasil Asesmen Nasional (AN). "Maupun data-data lainnya dari asesmen yang dijalankan Kemendikbudristek dan platform lainnya," kata dia.

Menurutnya, otomatisasi proses akreditasi akan mengurangi beban administrasi guru dan kepala sekolah atau kepala madrasah. Selain itu, dia meminta agar proses tersebut juga didorong oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah atau Madrasah (BAN-SM).

"Kemendikbudristek mendorong reformasi akreditas BAN-SM untuk melakukan refleksi untuk menata ulang penjaminan mutu," jelas dia.

Untuk itu, BAN-SM pun juga dapat memperkaya indikator penilaian akreditasi. Dengan begitu, pendekatan dari Kemendikbudristek dapat lebih efektif dalam menunjang mutu pendidikan.

"Sehingga bisa diberikan pelatihan dan asesor untuk meningkatkan kompetensi kinerja mereka (sekolah dan madrasah," tutup Nino.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore