
Guru mengajar secara daring sekaligus tatap muka kepada murid SDIT Nurul Amal, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Senin (16/11/2020). Proses belajar mengajar secara tatap muka ini merupakan uji coba dengan menggunakan pembatasan jumlah murid dan wakt
JawaPos.com - Sekolah akan mulai kembali dibuka dengan adaptasi kebiasaan baru pada Januari 2021 mendatang. Di mana selama delapan bulan peserta didik di setiap jenjang harus menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Hal ini pun menjadi kekhawatiran bagi para orang tua atau wali yang terkumpul dalam Forum Komunikasi Komite Sekolah dan Madrasah Nasional (FKKSMN). Ketua FKKSMN Rudi Dwi Maryanto menyampaikan, orang tua takut anak sudah tidak terbiasa dengan belajar tatap muka lagi.
Jadi, ketika peserta didik mulai masuk sekolah, mereka yang sudah terbiasa dengan online harus beradaptasi lagi pada kecepatan guru mengajar, dengan kerangka berpikir anak didik yang tidak bisa diukur selama PJJ.
"Yang kita takuti adalah interval (lama PJJ) ini, jadi ketika anak dulu merasa tidak nyaman dengan online, sekarang sudah nyaman. Nah ini yang kita takutkan, sehingga ketika dia masuk, dia sudah tidak biasa lagi dengan tatap muka," ungkapnya dalam siaran YouTube Pendidikan VOX Point, Senin (23/11).
Oleh karena itu, dengan keputusan pemerintah mengembalikan PTM dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat ini, merupakan langkah tepat. Hal ini bisa membuat semangat anak untuk belajar semakin meningkat.
Baca juga: Sekolah Kembali Dibuka, Pemerintah Bebaskan Orang Tua Tentukan Pilihan
"Yang paling penting adalah pembiasaan karakter anak itu harus menjadi model untuk menjadi pembelajaran ke depan, karena kita hampir setahun itu anak-anak sudah menikmati dunia online, pembiasaan ini (PTM) wajib dikembalikan ke ruhnya lagi," terangnya.
Dalam pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah, dia meminta agar pihak sekolah menerapkannya dengan ketat. Setelahnya, perancangan model pembelajaran harus disesuaikan terlebih dahulu sebelum kembali membuka sekolah.
"Menjadi penyeimbang untuk model pembelajaran berikutnya. Kami itu sudah siap untuk mendukung 3M tadi untuk program berbasis protokol Covid-19," tutup dia.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Al2rvO34ASI

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
