Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 November 2020 | 00.05 WIB

Mendikbud: Buka Sekolah Tatap Muka, Tak Berarti Situasi Sudah Normal

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengunjungi perajin kain tenun di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Indriani/Antara - Image

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengunjungi perajin kain tenun di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Indriani/Antara

JawaPos.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan bahwa pada Januari 2021, sekolah akan diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka. Hal itu berdasarkan penyesuaian Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri.

Dia pun menegaskan bahwa pembukaan kembali sekolah dalam menerapkan pembelajaran tatap muka, bukan berarti kegiatan belajar mengajar dilaksanakan seperti sebelum waktu pandemi.

’’Pembelajaran tatap muka bukan kembali ke sekolah seperti normal, ini sangat di luar yang normal,’’ terang dia dalam telekonferensi pers Pengumuman Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Genap TA 2020/2021 di masa Pandemi Covid-19, Jumat (20/11).


Sebab saat melakukan kembali pembelajaran tatap muka, peserta didik di dalam kelas perlu untuk menjaga jarak minimal 1,5 meter. Begitu juga dengan kapasitas yang dibatasi hanya 50 persen dari peserta didik.

Jadi, mau tidak mau semua sekolah harus melakukan rotasi atau shifting dalam pembelajaran tatap muka. Hal ini demi menghindari interaksi fisik yang ada di lingkungan sekolah.

’’Jumlah maksimal peserta didik di PAUD hanya 5 anak biasanya kan 15. Jumlah peserta didik ini pendidikan dasar menengah 18 anak maksimal yang biasanya 36 dan SLB 5 dari standar 8 peserta didik. Jadi sistem bergiliran atau shifting,’’ imbuhnya.

Untuk itu, karena masih banyaknya salah persepsi dari warga pendidikan, Nadiem berharap pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah di wilayahnya. ’’Mohon juga dibantu disosialisasikan di masing-masing daerah bahwa kalaupun sekolah itu sudah memenuhi semua kriteria dan ceklis untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka, protokol kesehatan yang tepat harus masih dilaksanakan ya,’’ urainya. (*)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=dluH1GD7TkI

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore