Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 November 2020 | 21.26 WIB

Wakil Ketua Komisi X DPR Lega Akhirnya Kemendikbud Kucurkan Bantuan

Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian. (Umar Wirahadi/Jawa Pos) - Image

Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian. (Umar Wirahadi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan bahwa menjelang penhujung akhir tahun, pihaknya akan memberikan bantuan subsidi upah (BSU) untuk tenaga pendidik dan kependidikan non-PNS.

Sehubungan dengan itu, Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian pun memberikan apresiasi akan pencapaian itu. Sebab, di masa krisis ini bantuan ekonomi sangat dibutuhkan masyarakat.

’’Alhamdulillah, saya lega akhirnya bantuan bagi tenaga pendidik dan kependidikan dapat dikucurkan. Ini yang telah berkali-kali kami dorong, karena memang ini yang mendesak dibutuhkan di era pandemi ini,’’ terang dia dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (17/11).

Dia juga bersyukur bahwa bukan hanya guru dan dosen yang dapat menerima bantuan ini. Tenaga kependidikan dan guru honorer yang bisa disebut kesejahteraannya kurang cukup pun kini akan mendapatkannya.

’’Tidak hanya guru dan dosen, tapi tenaga administrasi, tenaga perpustakaan, dan tenaga kependidikan lainnya seperti guru PAUD juga bisa mendapatkan. Tentu kita tidak boleh lupakan mereka karena mereka juga berkontribusi dalam dunia pendidikan, dan di era pandemi ini mereka juga membutuhkan bantuan,’’ paparnya.

Untuk penyalurannya, bantuan tersebut diharapkan bisa disalurkan tepat waktu. Dia berharap, bantuan itu bisa bermanfaat dan menambah semangat memasuki 2021. ’’Semoga ini bisa segera dikucurkan ke rekening masing-masing tanpa adanya hambatan birokrasi, karena sifatnya mendesak. Pastikan adanya pendataan yang akurat, jangan sampai ada yang berhak namun terlewat,’’ tegas dia.

Sebelumnya, diberitakan bahwa bantuan tersebut rencananya ditargetkan untuk menyasar 2.034.732 orang. Terdiri dari 1,6 juta guru dan pendidik, 162.277 dosen, dan 237.623 tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, dan tenaga administrasi. ’’Terdapat bantuan sebesar Rp 1.800.000 yang akan diberikan satu kali. Total anggarannya Rp. 3,6 triliun,’’ jelas Nadiem pada Rapat Kerja bersama Komisi X, Senin (16/11) kemarin. (*)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=LLifcJd4cMk

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore