
AMAN DIMAKAN: Dari kiri, Dindi Mega, Bulan Yumna, Agung Prasetyo, Ardilini, dan Aprilisya Lee menunjukkan plastik berbahan umbi udara.
JawaPos.com – Umbi lazimnya berada di dalam tanah. Meski demikian, ada pula bagian dari umbi yang muncul pada batang tanaman. Bagian yang disebut umbi udara itu menjadi sasaran penelitian mahasiswa UPN Veteran Jatim. Hasilnya, inovasi berupa plastik yang aman dikonsumsi.
Kandungan pati dalam umbi menjadi bahan dasar dalam pembuatan plastik. Dengan tambahan zat pengental, larutan pati dioleskan pada sebuah papan cetakan. Selanjutnya, bahan tersebut dipanaskan dengan suhu 60 derajat Celsius. Lembaran plastik yang terbentuk siap digunakan sebagai kemasan. Bahkan, aman jika tak sengaja dimakan.
Agung Prasetyo, salah seorang mahasiswa inisiator, mengatakan bahwa penelitian itu bertujuan mendapatkan komposisi plastik terbaik. Memang, kekuatan plastik yang terbentuk akan diuji terlebih dahulu. Misalnya, kekuatan melar dan kemampuannya menghalangi uap. ”Harapannya, plastik ini bisa diaplikasikan untuk pengemasan buah,” ujarnya.
Agung merasa prihatin dengan penggunaan lilin sintetis untuk melapisi buah. Padahal, menurut dia, plastik buatannya bisa berfungsi sama dengan lilin. Selain itu, jauh lebih aman. ”Karena bisa langsung dimakan, tidak menimbulkan limbah juga,” bebernya.
Dindi Mega, anggota tim penelitian yang lain, mengatakan, umbi udara ditemukan di berbagai wilayah Jawa Timur. Umbi udara itu merupakan bagian reproduksi dari tanaman umbi. Karena itu, ukurannya lebih kecil daripada umbi aslinya. ”Di mana ada umbi, pasti juga ditemui umbi udara,” imbuhnya.
Sementara itu, Sri Winarti, dosen pembimbing proyek penelitian tersebut, mengungkapkan, eksplorasi umbi udara masih jarang dilakukan. Dia mengimbau mahasiswa untuk menguji kandungan dan potensinya. Selama ini, lanjut dia, penelitian berfokus pada umbinya. Kandungan ilmiah umbi udara yang merupakan produk samping jarang dipelajari. ”Ya meskipun kandungannya memang tidak sebanyak yang di dalam tanah,” jelasnya. (kik/c7/nda)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
