
Deklarasi pasangan capres Jokowi-Ma
JawaPos.com - Pengumuman pasangan calon presiden dan calon wakil presiden diwarnai penuh dengan drama sepanjang Kamis (9/8). Relatif keputusan yang dibuat oleh kedua kubu sangat di luar dugaan publik. Koalisi petahana mengusung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Koalisi oposisi mengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Hari ini (10/8) kedua kubu mendaftarkan pasangan capres ke Komisi Pemilihan Umun (KPU) Keputusan Jokowi memilih Ma'ruf Amin memang mengejutkan karena sangat mendadak. Diputuskan tidak sampai sejam. Sebelumnya, Mahfud MD disebut-sebut sebagai pendamping Jokowi.
"Profesor Kiai Haji Ma'ruf Amin adalah sosok tokoh agama yang bijaksana," kata Jokowi saat mengumumkan cawapresnya di Restoran Plataran, Menteng, Jakarta, tadi malam (9/8).
Keputusan itu hanya berselang dua setengah jam seusai Mahfud MD menyebut dirinya dipilih sebagai wakil pendamping Jokowi. Hingga pukul 17.30, nama Mahfud masih santer disebut sebagai calon wakil Jokowi. Bahkan, Mahfud diketahui sudah ada di kawasan Menteng, hanya 100 meter dari lokasi Jokowi bertemu dan mengumumkan wakilnya bersama sembilan partai koalisi.
Jokowi menuturkan, pemilihan Ma'ruf sebagai wakilnya dilakukan melalui proses yang panjang. Bahkan, sebelum diumumkan tadi malam, sembilan pimpinan partai koalisi kembali berkumpul sejak pukul 16.30.
Dia menyebut keputusannya sudah melalui perenungan yang mendalam. Mempertimbangkan masukan dan saran dari berbagai elemen masyarakat. Untuk masyarakat yang mungkin mempertanyakan pemilihan sosok Ma'ruf, Jokowi memberikan alasan.
Selain tokoh agama yang bijaksana, pria kelahiran Tangerang itu dinilai cukup berpengalaman di pemerintahan. Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya. Mulai anggota DPR, anggota MPR, Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), rais am PB NU, ketua umum MUI, hingga anggota dewan pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Dari aspek elektoral, mantan wali kota Solo itu menilai dirinya dan Ma'ruf sebagai kombinasi yang ideal. Yakni, mewakili unsur nasionalis dan religius yang saling melengkapi. Soal target suara dengan sosok wakil yang sepuh, Jokowi menjawab normatif. Dia menargetkan suara dari rakyat Indonesia di seluruh wilayah.
Rencananya, Jokowi dan Ma'ruf beserta para pimpinan partai melakukan pendaftaran ke KPU hari ini. "Jam sembilan kami akan daftarkan ke KPU, berangkat dari Gedung Djoang 45."
Mengenai pendaftarannya hari ini, Jokowi memastikan tidak akan penuh euforia atau berlebihan. Salah satu alasannya adalah menghormati para korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat. "Setelah pendaftaran ke KPU, saya akan ke Nusa Tenggara Barat," kata Jokowi di Istana Wakil Presiden.
Kemarin (9/8) Jokowi sempat bertemu Jusuf Kalla (JK) dan "pamit" maju ke pilpres. Sebelumnya, JK masuk nominasi yang diunggulkan, tetapi terbentur aturan dalam UU Pemilu yang merujuk UUD 1945.
Sementara itu, setelah pertemuan, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar membantah partainya menjadi sosok sentral di balik batalnya Mahfud MD sebagai wakil Jokowi. Pria yang akrab disapa Cak Imin itu mengaku akan mendukung jika memang Mahfud yang dipilih Jokowi. Sebab, sejak awal, partainya berkomitmen untuk menghormati pilihan Jokowi.
"Tidak ada (penolakan). Saya bahkan sebelum ke istana sudah bertemu Pak Mahfud dan menyatakan dukungan saya. Saya ketemu sebelum acara ini."
Terpilihnya Ma'ruf Amin, bagi dia, sedikit mengejutkan. Sebab, nama Mahfud santer disebut-sebut sebelumnya. Bahkan, dia tidak tahu bahwa Mahfud sudah berada di kawasan Menteng, tidak jauh dari lokasi pertemuan Jokowi.
Muhaimin juga legawa meski dirinya gagal dipilih sebagai cawapres. Apalagi, yang terpilih pernah menjabat ketua Dewan Syura DPP PKB. "Bahagia lah, yang penting join, Jokowi-Ma'ruf Amin," ujarnya, lantas tertawa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
