
Khofifah memanfaatkan kegiatan sahur on the road bersama para pedagang Pasar Larangan, Sidoarjo, Minggu (10/6).
JawaPos.com - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa lebih intensif menyapa masyarakat. Kali ini, Khofifah memanfaatkan kegiatan sahur on the road bersama para pedagang Pasar Larangan, Sidoarjo, Minggu (10/6).
Khofifah memilih singgah di warung pedagang soto ayam di dalam Pasar Larangan dan bersantap sahur bersama pedagang, pengunjung pasar, dan juga anak jalanan di kawasam Pasar Larangan.
"Saya ini tadi sudah keliling kemana-mana, baru selesai rapat, pulang sebentar lalu berangkat ke Pasar Larangan ini," kata Khofifah.
Sembari besantap sahur, Khofifah juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan para pengunjung maupun pedagang yang ada di Pasar Larangan.
Meski tengah santap sahur, ia tetap melayani warga yang ingin berswa foto bersama Khofifah. Ucapan-ucapan doa pun tak sekali diterima Khofifah, yang berharap cagub pasangan Emil Elestianto Dardak ini bisa sukses di Pilgub Jawa Timur.
"Ayo yang belum sahur, monggo sahur, jangan sampai terlewat," kata Khofifah.
Dikatakan Khofifah ritme kampanye di bulan Ramadan memang cenderung berbeda. Ia lebih banyak mengupayakan waktu turun ke masyarakat saat sahur atau berbuka.
"Kalau sahurpun kita cari yang dekat dengan pasar. Sehingga selepas sahur bisa dilanjutkan dengan bersapa bersama pedagang dan pengunjung pasar," ucap Khofifah.
Mantan Menteri Sosial ini menyebut, pasar tak pernah luput dari agenda kampanyenya. Ini lantaran setiap di pasar Khofifah mendapatkan banyak semangat dan doa.
Menurut Khofifah doa yang disampaikan, harapan yang diuataran mereka aaat di pasar begitu tulus dan natural. Sehingga selalu membuat suntikan semangat untuk Khofifah.
Lebih lanjut, dikatakan Khofifah, dua pekan jelang coblosan memang dimanfaatkan untuk banyak menyapa masyarakat sebanyak-banyaknya.
"Kami tidak hanya menyisir tapi menyeser semua potensial voters. Kami dan tim tidak ingin ada satupun potensial voters yang terlewat," kata Khofifah.
Usai sahur, Khofifah juga menyempatkan diri blusukan ke dalam Pasar Larangan. Selain menyapa pedagang, ia juga memborong sejumlah bahan belanjaan seperti buah dan sayuran.
Untuk pasar tradisional sendiri, Khofifah memiliki program tersendiri. Ia ingin membenahi infrastruktur pasar tradisional agar masyarakat nyaman. Dan ke depan bisa digerakkan belanja di asar tradisional.
Kedua, Khofifah juga ingin membuat gudang atau warehouse di dalam pasar. Gudang ini sebagai alat kontrol harga barang di pasar dan memastikan ketersediaan barang yang mudah diakses langsung pedagang.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
