
Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
JawaPos.com – Pilkada serentak 2018 tinggal menghitung hari. Seiring makin dekat masing kandidat yang berlaga serta timnya diharapkan bisa tetap menjaga kondusivitas daerahnya.
Ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, usai menghadiri acara peringatan Nuzulul Quran dan Hari Lahir Pancasila di markas Gerakan Pemuda (GP) Ansor, akhir pekan (2/6) malam, mengatakan bahwa dalam pesta demokrasi harus saling menjaga keharmonisan. “Masing-masing tim sukses jaga keharmonisan. Semua semakin dewasa,” kata pria yang akrab disapa Cak Imin.
Imbauan itu ia sampaikan karena ada kalanya kontestasi Pilkada menyebabkan ketegangan di masyarakat. Dia meminta agar dalam Pilkada serentak tidak seperti Pilkada DKI 2017 lalu. “Contohnya di DKI [Jakarta], semoga tidak terjadi lagi,” kata dia
Contoh lain yang juga ia sebutkan adalah perang di media sosial, khususnya yang sempat terjadi di Jawa Tengah, beberapa hari lalu. Ketika itu, mengemuka tagar yang sampai menyinggung nama Panglima Jenderal Besar Soedirman. “Masing-masing harus saling menjaga iklim. Jangan saling menyerang,” kata Cak Imin.
Sementara itu, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Jenderal (purn) Moeldoko, yang juga hadir dalam acara di GP Ansor itu pun turut berkomentar mengenai nama Jenderal Soedirman yang ikut terbawa dalam ‘perang’ antar calon kepala daerah di Jawa Tengah itu. “Selaku mantan prajurit, saya harap penggunaan hashtag semacam itu perlu dipertimbangkan,” kata Moeldoko.
Lebih lanjut, ia menyarankan kepada seluruh kandidat yang sedang bersaing di Pilkada, maupun tim pendukungnya, untuk tidak mengeksploitasi tokoh-tokoh nasional. Apalagi pahlawan sebesar Jenderal Soedirman. “Pak Dirman adalah panglima yang berkarakter. Bisa menginspirasi seluruh prajurit. Jangan eksploitasi nama besar beliau untuk kepentingan politik praktis,” kata Moeldoko, yang mantan Panglima TNI ini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
