
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai PKS bakal tenggelam jika tak mengusung Anis Matta sebagai calon wakil presiden (cawapres).
JawaPos.com - Konflik internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak kunjung usai. Efeknya diduga berdampak terhadap pencalonan Anis Matta sebagai calon wakil Presiden (cawapres). Diketahui, partai berlambang bulan sabit kembar itu sudah memiliki sederet kandidat cawapres selain Anis.
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta agar pihak-pihak yang berupaya menjegal Anis untuk berhenti. Menurut politikus asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, pencalonan Anis sebagai cawapres adalah langkah tepat.
"Sudahlah, tidak usah main-main, mengerti? Ini yang ditunggu oleh kader PKS itu, Anis Matta. Tidak usah dihambat-hambat," kata Fahri di kompleks Senayan, Jakarta Selatan, Senin (23/4).
Fahri melihat, Anis adalah sosok yang bisa menggerakkan seluruh kader. Di samping itu, hal yang membuatnya salut pada Anis adalah tidak serakah terhadap jabatan dan mau bekerja demi kepentingan bersama.
Kinerja Anis juga sudah terbukti kala terpilih sebagai Presiden PKS secara aklamasi, menggantikan pendahulunya Lutfi Hasan Ishaq yang ditetapkan sebagai tersangka suap impor daging. Ketika itu, Anis berhasil membangun kembali citra partai dakwah itu.
"Ya, sudahlah legawa saja. Dulu bisa kan aklamasi. Sekarang kenapa tidak bisa aklamasi?" tanyanya.
"Dia memiliki cinta. Kader senang kepada dia, struktur bergerak karena dia. Dia diterima oleh banyak kalangan, dia enak kalau diajak negosiasi. Dia pintar, dia seorang yang bisa menyusun barisan untuk memenangkan pemilu secara baik," pujinya terhadap sosok Anis.
Lebih lanjut dia mengaku tidak habis pikir dengan sikap orang-orang yang terkesan takut jika Anis maju sebagai cawapres. Fahri yakin jika seluruh kader kompak mendukung Anis, maka PKS dapat memenangkan Pemilu 2019.
"Saya juga bingung. Orang baik kok ditakutin. Kader dilarang segala macam. PKS bersatu dukung Pak Anis, insya Allah kita menang pemilu. Kalau kucing-kucingan, tenggelam ini partai," sebutnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
