
Cawagub Sumut Sihar Sitorus saat membeli cangkul di daerah Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Sosok Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus diyakini memiliki keinginin besar untuk membangun daerah. Keseriusan itu tampak dari pemahamannya yang sangat kuat terhadap langkah dan upaya memberikan solusi kepada masyarakat.
Hal tersebut diutarakan oleh Akademisi Kota Medan Evo M Damanik. Menurutnya, keseriusan itu dinilai menjadi modal dalam menata kesejahteraan warga Sumut. Sesuai dengan geografi, topografinya dan lingkungan sosial masyarakat Sumut yang sangat heterogen.
Menurut Evo, Sihar punya pemahaman yang mendalam tentang membangun daerah. Contohnya ketika berbicara Danau Toba di sejumlah media massa dia tidak hanya membahas dunia pariwisatanya. Namun, ia membahas berbagai hal yang berkaitan dalam pengembangan Danau Toba itu secara global.
"Itukan menarik. Contohnya pariwisata dapat dibangun kalau masyarakatnya paham pariwisata itu serta mendapat kontribusi dari pariwisata itu. Caranya bukan hanya dengan menjadi pengelola objek wisata tetapi bisa lewat banyak hal. Seperti petani kemenyan yang melestarikan hutan, sekaligus hidup dari hutan dan dapat menjadi wisata budaya dan wisata lainnya," kata Evo, Sabtu (31/3).
Evo juga menjelaskan, bahwa hanya orang yang paham tentang Sumut yang mampu menjelaskan dan mengembangkannya. Kalau hanya cerita membangun semua dapat memaparkannya. Tetapi sistematika berpikir membangun dan arah membangun, tidak semua bisa.
"Sihar mampu, serta membuatnya saling keterkaitan. Keistimewaan lainnya Sihar bisa mengubah mitos menjadi logos. Contohnya ketika menjejaki beberapa situs, Sihar menjelaskannya dari aspek geologi. Seperti kekayaan bebatuan Danau Toba dan keterikatan geografis dengan budaya keseharian warga. Ini kan istimewa," ujarnya.
Sementara saat mengunjungi warga Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan, Sihar juga menunjukkan pembangunan yang saling keterkaitan. Contohnya cawagub yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terlebih dahulu membeli peralatan pertanian di sekitar kawasan tersebut, khususnya peralatan panen padi hasil kerajinan tangan pande besi lokal. Setelah membeli benda itu ia kemudian ikut memanen padi di kawasan Tano Tombangan.
"Dengan kata lain itu sudah memotivasi warga untuk menggunakan produk lokal dalam mengembangkan kekayaan alamnya," katanya.
Menurut Evo, apa yang dilakukan wakil dari Djarot Saiful Hidayat tersebut sudah sangat tepat untuk menunjukkan keseriusan. Karena tidak semua kandidat bisa memahami pola yang sangat keterkaitan tersebut.
"Jadi dia sudah menunjukkan pemahaman dan bentuk pengembangkan daerah dengan cara yang sederhana. Kalau cara luar biasanya nanti setelah dia terpilih," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022