Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 November 2017 | 04.19 WIB

Budi Waseso 'Turun Gunung' Maju Pilgub Jateng?

Spanduk dukungan terhadap Kepala BNN Budi Waseso untuk turun gunung maju Pilgub Jateng. - Image

Spanduk dukungan terhadap Kepala BNN Budi Waseso untuk turun gunung maju Pilgub Jateng.

JawaPos.com - Masa pendaftaran Pilkada Serentak 2018 semakin dekat. Pengusungan pasangan calon pun sudah mulai terlihat di sejumlah daerah. Di Jawa Timur (Jatim) misalnya. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa telah memastikan pencalonannya untuk maju Pilgub Jatim 2018 mendatang.


Hal yang sama kini terjadi di Jawa Tengah (Jateng). Muncul banyak spanduk meminta Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso untuk ikut turun gunung, mencalonkan diri sebagai Gubernur Jateng. Spanduk berwarna merah bertuliskan “Rakyat Jateng Memanggil Putera Daerahnya” bertebaran di kota-kota di Jawa Tengah.


Di beberapa tempat, spanduk bahkan terpasang di dekat kantor kepolisian. Spanduk berukuran sedang itu cukup menarik perhatian pengguna jalan.


Dalam spanduk itu juga tertera foto Budi Waseso memakai stelan jas berwarna hitam memakai kopiah lalu ada tagline “Cerdas, Tegas, Berintegritas”. Ada juga tulisan “Buwas Datang, Jateng Cemerlang” disertai logo Jateng bebas penyalahgunaan narkoba.


Diketahui, spanduk ini dikeluarkan oleh Relawan Jateng Gemilang. Munculnya banyak spanduk Komjen Pol Budi Waseso ini tentu menambah semarak Pilkada Jateng.


Buwas, demikian Budi Waseso akrab disapa, pernah diminta untuk mencalonkan diri menjadi gubernur di Jawa Tengah. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham pernah menyebut nama Kepala BNN ini masuk dalam bursa calon Gubernur Jawa Tengah yang akan diusung Golkar.


"Ada perkembangan usulan tentang Pak Buwas,” kata Idrus di kantor Dewan Pengurus Pusat Partai Golkar, Jakarta, Jumat, (22/9).


Selain itu, Partai Amanat Nasional (PAN) juga mempertimbangkan sosok mantan Kabareskrim ini untuk maju dalam Pilgub Jateng 2018 mendatang. Pria kelahiran Pati, Jateng, Tahun 1960 itu dinilai sudah mempunyai sikap kepemimpinan yang tidak diragukan.


“Ya dari diskusi-diskusi internal kita, Buwas lebih cocok. Kan sudah teruji kepemimpinannya dan jam terbang sudah jelas," ujar Ketua DPP PAN Yandri Susanto di gedung DPR, Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu. Yandri bahkan menjelaskan, jika Buwas ingin menjadi Cagub dalam Pilgub Jateng, PAN tidak akan memaksanya menjadi kader.


Sementara itu, pengamat politik dari Konsepindo Research and Consulting, Veri Muhlis Arifuzzaman menilai wajar bila nama Buwas kembali mencuat jelang pendaftaran ke KPUD. Pasalnya, menurut dia, saat menghadapi kebuntuan politik memang seringkali publik menghadirkan tokoh alternatif.


Oleh karena itu, Buwas yang merupakan putera daerah dan merupakan tokoh nasional yang eksis, maka upaya menarik-tarik Buwas supaya kembali ke Jateng untuk membangun daerahnya tidak bisa dihindari. Apalagi saat yang sama, ada isu negatif yang membayangi pejabat petahana terkait kasus korupsi E-KTP.


“Pak Buwas diminta orang Jateng untuk turun gunung itu biasa, tinggal apakah secara personal beliau mau atau tidak. Persoalan teknis seperti partai politik dan kesiapan jaringan pemenangan saya kita bisa menyusul, sepanjang terbangun kesepakatan politik,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/11).


Pria yang juga alumni UIN Jakarta ini menambahkan, Ganjar Pranowo memang hingga saat ini memiliki elektabilitas tertinggi sebagai bakal calon Gubernur Jawa Tengah. Namun, bukan berarti politikus PDIP yang saat ini menjabat Gubernur Jateng itu tak punya titik lemah.


Ada kekhawatiran warga bahwa dirinya akan terseret kasus E-KTP apalagi namanya selalu disebut-sebut termasuk oleh Nazaruddin, turut menikmati uang haram itu. “Jadi jika Buwas serius dan mau, saya kira akan ada cukup partai yang siap mengusungnya,” pungkasnya.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore