
Tiga pasangan calon gubernur DKI Jakarta saat mengikuti Debat Pilkada DKI 2017, Jumat (13/1) lalu.
JawaPos.com - Kasus penodaan agama Islam yang menimpa Calon Gubernur (cagub) DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berdampak buruk pada persepsi publik. Berdasarkan data yang dihimpun Lingkaran Survei Indonesia (LSI) masih banyak masyarakat tidak rela dipimpin seorang terdakwa penistaan agama.
Sebanyak 60,4 persen responden tidak rela Gubernur DKI terpilih adalah seorang terdakwa penistaan agama. Sedangkan 17,8 persen rela dan sisanya 21,8 persen tidak menjawab atau tidak tahu.
"Mayoritas tak rela dipimpin seorang terdakwa. Hanya minoritas yang tidak mempersoalkan status terdakwa," ujar Peneliti LSI Ardian Sopa di Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (17/1).
Sebanyak 56,7 persen responden menilai cagub nomor urut dua itu telah menodakan agama. Sementara yang bberpendapat tidak menista agama hanya 20,7 persen dan tidak tahu sebesar 22,6 persen.
Dari data itu, lanjut Ardian, pihaknya menemukan bahwa sebanyak 56,1 persen sampling tidak akan memilih pemimpin yang menista agama. Sedangkan 20 persen memilih dan 23,9 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
Selain itu, Ardian juga mengungkapkan data mengejutkan lainnya. Ternyata mayoritas responden yang disurvei menginginkan gubernur baru.
Datanya, sebanyak 58,4 persen ingin punya gubernur baru, 26,4 persen tetap ingin gubernur lama dan 15,2 persen tidak tahu dan tidak menjawab. "Hanya minoritas yang ingin Ahok kembali memimpin," pungkasnya.
Untuk diketahui, teknik pengumpulan data dalam survei ini memanfaatkan metode multistage random sampling. Jumlah responden yang dilibatkan sebanyak 880 orang dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Survei dilakukan pada 5-11 Januari 2017 dengan margin of error sebesar lebih kurang 3,4 persen. (uya/JPG)

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
