Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 April 2018 | 03.30 WIB

Dua Partai Biru Diyakini Merapat ke Jokowi, Hanya Belum Deal Soal Ini

pakar politik dan ekonomi Pancasila Nusantara Center, Yudhie Haryono, Jumat (13/4). - Image

pakar politik dan ekonomi Pancasila Nusantara Center, Yudhie Haryono, Jumat (13/4).

JawaPos.com – Dua poros kekuatan politik besar dipastikan kembali akan bertemu di Pilpres 2019, yaitu poros petahana Joko Widodo (Jokowi) dan poros Prabowo Subianto.


Namun hingga saat ini, masih ada dua partai politik (parpol) yang belum menentukan sikap dukungan. Keduanya adalah partai berlatar biru, yakni Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat.


Melihat peluang kedua poros, pakar politik dan ekonomi Pancasila Nusantara Center, Yudhie Haryono menyakini bahwa PAN dan Demokrat akan merapat ke kubu Jokowi.


Namun, dia menambahkan, tak kunjung adanya deklarasi dukungan kedua partai biru ini lantaran belum tercapai kesepakatan politik di antara mereka.


“Tidak perlu ditebak. Itu (PAN dan Demokrat) jelas ke Pak Jokowi. Bahwa mereka belum menentukan karena belum jelas deal-nya, baik dari sisi logistik maupun sisi struktur,” ungkap Yudhie di gedung Nusantara V komplek DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4).


Kesepakatan yang dimaksud merupakan bentuk timbal-balik yang didapat oleh PAN dan Demokrat jika nantinya Jokowi kembali terpilih sebagai Presiden.


“Berapa menteri yang mau didapat, logistik apa yang mau didapatkan. Kalau itu sudah deal, deal pasti. Karena ini persoalan siapa membayar apa dan siapa mendapatkan bagian berapa,” lanjut Yudhie.


Oleh sebab itu, Yudhie berpendapat bahwa poros ketiga hanya menjadi angan-angan semata. Selain itu, sejauh ini dari hasil survei beberapa lembaga survei juga tidak memunculkan figur lain di luar Jokowi dan Prabowo sebagai calon potensial.


Maka dengan itu, baik PAN maupun Demokrat tidak akan mengambil resiko dengan memunculkan kubu baru, di luar dua poros yang sudah ada.


“Partai politik hari ini basisnya adalah survei ataupun polling. Dan polling itu membuat mereka takut sekali mencalonkan alternatif di luar mainstream yang ada. Polling dan survei itu membuktikan pasangan di luar (Jokowi dan Prabowo) itu tidak bisa dimunculkan, terlalu kecil angkanya,” pungkas Yudhie.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore