Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Juli 2018 | 05.30 WIB

AHY, Si Ganteng yang Bikin Panggung Politik di Indonesia Penuh Warna

Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan salah satu figur dari generasi muda yang menggebrak panggung politik yang kaku di Indonesia. - Image

Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan salah satu figur dari generasi muda yang menggebrak panggung politik yang kaku di Indonesia.

JawaPos.com - Perkembangan politik di Malaysia di mana ada menteri yang berumur 25 tahun yakni Syed Saddiq Abdul membuka mata bahwa dunia sudah berubah. Kepemimpinan anak muda kini mendapat momentum seiring gempuran teknologi didukung media baru.


Direktur Eksekutif Developing Countries Studies Center (DCSC), ‎Zaenal A Budiyono mengatakan, dalam contoh tersebut sangat jelas terlihat pemimpin muda dirasa lebih cepat beradaptasi dengan perubahan.


"Dampak lain, politik yang sebelumnya terlihat kaku dan jauh dari realitas sosial, di tangan anak-anak muda, menjadi lebih berwarna," ujar Zaenal dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Jumat (6/7).


Zaenal memberi contoh lain misalnya di Kanada, Justin Trudeau juga terpilih sebagai PM di usia 39 tahun. Maka alasan meragukan kapasitas anak muda jelas sebuah pemikiran ahistoris.


Saat ini juga muncul beberapa nama anak muda yang di bursa cawapres. Salah satunya, yakni Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).


Nama putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu bahkan muncul sebagai figur paling populer di sejumlah lembaga survei. Ia bahkan mengungguli politisi muda sekelas Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) ataupun Ketua DPP PDIP Puan Maharani.


"New blood di politik dengan rekam jejak yang bersih, membuat AHY mendapat apresiasi publik. Apalagi personality-nya terlihat dekat dengan semua kalangan. Dan, jangan lupa ia good looking, sehingga berpotensi merebut perhatian pemilih perempuan yang mayoritas secara jumlah," katanya.


Mengenai isu AHY kurang pengalaman, Zaenal menilai, hal ini suatu stigma yang tidak relevan. AHY punya pengalaman kepemimpinan yang diakui anak buah, rekan sejawat, atasan maupun luar negeri selama 16 tahun di militer.


Bahkan para pemimpin Indonesia di masa lalu, dari mulai Soeharto, BJ Habibie, Abdurahman Wahid (Gus Dur), Megawati Seokarnoputri hingga Joko Widodo (Jokowi) juga tidak punya pengalaman memerintah secara nasional sebelumnya.


"Semua tokoh itu muncul bermodalkan keyakinan, keteguhan dan leadership, yang kemudian diuji di lapangan," ungkapnya.


Oleh sebab itu, apabila masih berdebat tentang pantas atau tidaknya anak muda masuk ke level national leadership, maka sudah pasati bakal ketinggalan dengan negara lain.


"Bahkan kita akan ketinggalan, bahkan oleh Malaysia, negara yang selama ini kita anggap tertinggal dalam demokrasi," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore