Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 Januari 2018 | 03.14 WIB

Antisipasi Sentimen Agama di Pilpres, Sosok Ini Layak Dampingi Jokowi

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar - Image

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar

JawaPos.com - Dari Hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pada akhir Desember 2017, isu agama bakal kemungkinan akan dijual para kontestan untuk memenangkan Pilpres 2019.


Peneliti LSI Taufik Febri mengatakan, berkaca dari Pilkada 2017, isu agama begitu marak dijual oleh tim kampanye para kandidat. Sementara saat ini calon yang muncul baru kalangan nasionalis, yakni Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.


"Menguatnya sentimen agama, menuntut kedua tokoh itu agar mencari pendamping dari kalangan Islam," ujar ‎Taufik dalam paparannya di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (27/1).


Dari survei yang dilakukannya, ada kandidat-kandidat yang dianggap cocok menjadi pendamping Jokowi atau Prabowo di Pilpres 2019.


Mereka yakni Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Ajdi atau Tuan Guru Bajang.


Dari lima kandidat yang dilakukan survei, ternyata sosok Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dianggap cocok untuk mendampingi Jokowi atau Prabowo Subianto.


Dari hasil survei LSI menyatakan, tingkat keterpilihan Muhaimin Iskandar dari responden mencapai 14,9 persen. "Jadi ‎memang Cak Imin berada di tingkat pertama," katanya.


Sementara, di posisi selanjutnya Zulkifli Hasan (3,8 persen) Gubernur NTB Zainul Majdi (2,2 persen). Kemudian Sohibul Iman (1,9 persen) dan posisi paling buncit ditempati oleh Ketua Umum PPP Romahurmuziy (1,1 persen). Sementara responden yang tidak memilih sebanyak 76,1 persen.


Tingginya elektabilitas Cak Imin dibanding dengan empat tokoh dari kalangan Islam, karena sebesar 32,4 persen responden mengaku mengenal sosok Ketua Umum PKB itu.


Tingkat dikenalnya Ketum PPP Romahurmuziy (9,9 persen), Presiden PKS (8,9 persen), Gubernur NTB Zainul Majdi (8,9 persen) dan Ketum PAN Zulkifli Hasan (22,3 persen)," pungkasnya.


Adapun survei LSI itu berlangsung dari tanggal 20 sampai 31 Desember 2017, dengan multistage random sampling. Survei itu mengambil 1.200 responden yang diwawancara secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Sementara margin of error dari survei cawapres ini lebih kurang sebesar 2,8 persen.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore