
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar
JawaPos.com - Dari hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) terdapat fakta menarik dari eskalasi politik pada Pilpres 2019 mendatang. Dua partai memiliki tokoh muda dianggap sebagai daya magnet tersendiri untuk meningkatkan elektabilitas. Yakni, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrat.
Untuk PKB saat ini memiliki Ketua Umum Muhaimin Iskandar yang sudah dipersiapkan menjadi calon wakil presiden dan Partai Demokrat menggadangkan nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Menurut peneliti LSI Rully Akbar mengatakan, PKB menggadang Ketua Umumnya Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk maju dalam Pilpres nanti. Langkah itu diperkirakan dapat meningkatkan elektabilitas partai.
Hanya saja saat ini PKB bersaing ketat dengan Demokrat yang tengah gencarnya menggadang Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk maju dalam Pemilu 2019 mendatang.
"Dalam persaingan antara kedua partai tersebut PKB lebih diuntungkan dari Demokrat dengan isu Islam yang sedang hangatnya di masyarakat," ujar Rully dalam keterangan persnya, Kamis (25/1).
Alasannya sangat diuntungkannya PKB, kata Rully, sejak Pilkada DKI Jakarta 2017, isu mengenai Islam sangat seksi. Isu itu diambil PKB yang memiliki basis pemilih tradisional dari kalangan muslim di kalangan Nahdlatul Ulama (NU).
Lebih jauh Rully mengungkapkan, AHY dan Cak Imin dapat menaikkan elektabilitas partai, jika sama-sama bersaing sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilu 2019 mendatang. Sebab, Demokrat maupun PKB dinilai dapat menjadi salah satu partai penentu dan penopang dari di Pilpres 2019, yakni PDIP, Golkar dan Gerindra. Diketahui ketika partai itu begitu getol mencalonkan presiden pada pemilu 2019 nanti.
"Cak Imin kemaren sempat santer dengan cawapres zaman now dan AHY juga begitu tagline-nya, dan mereka bersaing (di pilpres 2019). Memang ini bisa dibilang PKB dan Demokrat bisa menjadi partai penentu salah satu penopang partai tiga besar ini (PDIP, Golkar dan Gerindra), untuk mencalonkan presiden nanti kedepan," tambah Rully.
Sebelumnya LSI melakukan survei pada 7 hingga 14 Januari 2018. Survei itu mengambil sampel 1.200 responden secara metode multi stage random sampling.
Survei itu dilakukan dengan teknik wawancara tatap muka dengan responden yang dilakukan serentak di 35 provinsi di Indonesia, dengan margin of error sebesar 2,9 persen.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
