
seseorang yang semangat pergi sekolah./Magnific/mahade007
JawaPos.com - Membuat anak remaja bersemangat pergi sekolah tidak selalu mudah.
Ada pagi-pagi ketika mereka bangun dengan wajah murung, sulit diajak bicara, enggan mandi, menunda-nunda sarapan, atau bahkan mengatakan, “Aku malas sekolah.”
Bagi orang tua, situasi seperti ini bisa membuat frustrasi. Apalagi ketika hampir setiap pagi harus diwarnai dengan teguran.
“Cepat bangun!”
“Jangan lama-lama!”
“Sekolah itu kewajiban.”
“Kalau terus malas, nanti kamu mau jadi apa?”
Kalimat-kalimat tersebut mungkin keluar karena orang tua ingin anaknya bertanggung jawab. Namun, dari sudut pandang psikologi, cara kita berbicara kepada remaja dapat memengaruhi bagaimana mereka memandang sekolah, orang tua, bahkan dirinya sendiri.
Masa remaja memang merupakan periode yang penuh perubahan. Mereka sedang belajar menjadi lebih mandiri, ingin dihargai pendapatnya, mengalami perubahan emosi, sekaligus menghadapi tuntutan akademik dan sosial.
Karena itu, membuat remaja bersemangat pergi sekolah bukan sekadar menyuruh mereka untuk “jangan malas”.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022