
Berbagai makanan sehat (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Kebiasaan makan sehat anak dibentuk pertama kali di lingkungan keluarga. Pasalnya, tingkat obesitas anak yang pada 2023 mencapai 23,4 persen.
Salah satu pemicunya konsumsi makanan ultraproses (ultra processed food/UPF) yang beragam banyak jenisnya. Semua makanan ultraproses kerap digemari anak-anak. Padahal makanan seperti itu belum tentu sehat.
Agar anak tidak bergantung dengan makanan ultraproses, maka keluarga memiliki peran penting dalam mengenalkan pangan lokal sekaligus membangun pola makan yang lebih sehat sejak usia dini.
Kepala Sekretariat Koalisi Sistem Pangan Lestari (KSPL) Gina Karina mengatakan, Indonesia masih dihadapkan pada berbagai tantangan dalam membangun sistem pangan yang sehat, beragam, adil, dan berkelanjutan. Salah satu persoalan yang kini semakin terlihat adalah bergesernya pola konsumsi masyarakat dari pangan lokal menuju makanan ultraproses (UPF).
“Hal ini tercermin dari tingginya tingkat obesitas yang pada tahun 2023 mencapai 23,4 persen," ujar Gina Karina di sela Family Fun 'Food' Day, Tebet Eco Park, Jakarta, Sabtu (25/7).
Family Fun 'Food' Day digelar KSPL bersama Buibu Baca Buku (BBB) Book Club di Paviliun Selatan, Tebet. Event tersebut melibatkan ayah, ibu, dan anak dalam satu rangkaian kegiatan edukatif.
Konsep acara itudirancang dengan keyakinan bahwa seluruh anggota keluarga memiliki kontribusi masing-masing dalam menentukan kebiasaan makan di rumah.
Beragam aktivitas interaktif disiapkan untuk memperkenalkan sistem pangan serta pentingnya mengonsumsi makanan bergizi dengan cara yang menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.
Sementara itu, Partnership and Community Lead BBB Book Club Meita Eryanti mengatakan, kolaborasi tersebut ingin menunjukkan bahwa perubahan menuju pola hidup yang lebih ramah lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah, terutama melalui pilihan makanan keluarga.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022