
Ilustrasi orang tua dan anaknya. (Magnific)
JawaPos.com - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026 mengambil tema Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan". Namun, psikolog anak mengingatkan bahwa masa depan anak tak melulu soal nilai akademis yang baik.
Hubungan emosional yang sehat antara orang tua dan anak justru menjadi fondasi penting agar anak tumbuh tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan hidup.
Psikolog Anak, Dhisty Azlia Firnady, M.Psi., Psikolog, menekankan bahwa masyarakat kerap memaknai masa depan anak sebatas prestasi di sekolah. Padahal, kelekatan emosional antara orang tua dan anak memiliki peran yang sama pentingnya dalam membentuk kesehatan mental dan perkembangan anak.
"Kalau ngomongin masa depan, kita sering lebih berpikir akademis, sekolah. Tapi jangan lupa hubungan yang sehat dan kelekatan emosional antara orang tua dan anak juga tidak kalah penting," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (22/7).
Menurut Dhisty, anak yang merasa dicintai, didengar, dan dihargai akan lebih percaya diri untuk mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya. Perasaan diterima dan disayangi menjadi fondasi utama bagi tumbuh kembang anak sekaligus membangun ketahanan mental atau resilience saat menghadapi tantangan di masa depan.
Rumah Jadi Tempat Anak Merasa Aman
Ia menjelaskan, anak yang memiliki rasa aman di dalam keluarganya akan lebih berani menghadapi dunia luar. Sebab, mereka telah memiliki keyakinan bahwa ada tempat yang selalu menerima dan mendukung mereka ketika menghadapi kesulitan.
Karena itu, Dhisty mengajak para orang tua untuk mencintai anak secara utuh dengan hadir secara emosional, memberikan rasa aman dan nyaman, serta menjadi tempat pulang terbaik bagi anak-anak.
Menurutnya, rumah seharusnya menjadi ruang tumbuh yang aman dan nyaman. Anak akan betah berada di rumah ketika mereka merasakan kasih sayang tanpa syarat, didengarkan, dan dihargai oleh anggota keluarga.
Kehadiran orang tua secara emosional, kedekatan dengan figur lekat, serta pola komunikasi yang positif akan menciptakan rasa aman yang dibutuhkan anak untuk berkembang secara optimal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022